Bupati Suwirta Cek Perkembangan Paket Pekerjaan Pembangunan 2020 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memastikan paket pekerjaan tahun anggaran 2020 yang sudah masuk maupun yang sudah dalam proses ke Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Klungkung.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memastikan paket pekerjaan tahun anggaran 2020 di Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Klungkung.
Semarapura (bisnisbali.com) -Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memastikan paket pekerjaan tahun anggaran 2020 yang sudah masuk maupun yang sudah dalam proses ke Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Klungkung. Kehadiran Bupati Suwirta disambut Kabag Pengadaan Barang/Jasa, Ida Bagus Wirawan Adi Putra dan seluruh anggota Kelompok Kerja (Pokja),
Kabag Pengadaan Barang/Jasa, Ida Bagus Wirawan mengatakan tercatat  sebanyak 89 paket pekerjaan yang terdata pada SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) per Kamis, 30 Januari 2020. Paket pekerjaan yang sudah masuk ke Pokja sebanyak delapan paket, diantaranya dua paket sudah ditandatangani dan enam paket lainnya masih dalam proses. Sedangkan empat paket yang sudah berproses diantaranya paket aula Polres Klungkung, paket tempat berhias di Lapangan Klungkung, paket Jalan Tanglad – Wates serta DED Pasar Semarapura Blok D.
Untuk pembangunan TK Gema Santi masih terkendala kekurangan lahan, sehingga di bulan Januari ini belum masuk. Sedangkan paket pekerjaan penataan perbatasan Klungkung – Karangasem di Pantai Belatung juga belum maju karena masih terjadi perbedaan persepsi mengenai letak tapal batas kabupaten. “Beberapa paket pekerjaan juga belum maju karena menunggu koordinasi dan  persetujuan langsung dari Bapak Bupati, seperti paket pekerjaan pelabuhan segitiga emas dan Panggung Ceningan,” ungkap Wirawan.
Mendapat laporan tersebut, Bupati Suwirta lantas mengingatkan Kabag Pengadaan Barang/Jasa Ida Bagus Wirawan agar senantiasa berkoordinasi, baik dengan OPD maupun dirinya sehingga apapun yang menjadi hambatan bisa disampaikan. “Saya merasa selama ini banyak OPD yang masih mencari aman, sehingga banyak paket pekerjaan yang belum maju,” kata Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta juga membenarkan bahwa sejumlah kegiatan fisik di lapangan memang belum maju karena harus dikonsultasikan dengan dirinya mengingat proyek tersebut merupakan murni idenya. Akibatnya, banyak dari pihak perencana yang harus berkonsultasi langsung kepada dirinya. Contohnya proyek Panggung Ceningan, pelabuhan segitiga emas, perbatasan Pesinggahan-Wates, dan beberapa proyek lainnya.
“Mengingat bulan Januari sudah berakhir dan segera memasuki Februari, dan Februari pun sangat singkat, untuk itu saya ingatkan untuk secepatnya melakukan koordinasi dan konsultasi baik kepada saya, pihak perencana maupun OPD,” tegas Bupati Suwirta seraya mengingatkan supaya berhati-hati terhadap rekanan yang sudah diblacklist. *dar
BAGIKAN