Bupati Mas Sumatri dan Peserta Rapat Rutin Pemkab Karangasem Jalani ’’Rapid Test’’

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan seluruh peserta rapat rutin  penyampaian capaian Program Nawa Satya Dharma, menjalani rapid test antigen di halaman Wantilan Nawa Satya, Rabu  (20/1)

RAPID TEST - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menjalani rapid test antigen sebelum memimpin rapat rutin, Rabu (20/1) kemarin.

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan seluruh peserta rapat rutin  penyampaian capaian Program Nawa Satya Dharma, menjalani rapid test antigen di halaman Wantilan Nawa Satya, Rabu  (20/1) kemarin. Dari 69 peserta yang menjalani rapid test guna mengetahui terpapar virus corona atau tidak, ternyata semua hasilnya negatif atau bebas Covid-19.

Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karangasem Ketut Sedana Merta menyatakan, rapid test  dilakukan  guna memastikan seluruh peserta rapat yakni kalangan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pimpinan daerah yang memimpin rapat bebas Covid-19. ‘’Dalam waktu 20 menit, hasil rapid test antigen itu sudah  dapat diketahui hasilnya,’’ ujarnya.

Bupati Mas Sumatri, Wakil Bupati Artha Dipa, Sekda Sedana Merta dan 66 orang peserta rapat rutin, hasil tesnya  nonreaktif  atau negatif Covid-19 dan rapat berjalan lancar. Meskipun hasil tes negatif, Bupati Mas Sumatri mengimbau dan memohon tetap menegakkan protokol kesehatan (prokes), karena hasil negatif tidak menyingkirkan kemungkinan terinfeksi covid, tetapi masih bisa berisiko menularkan covid kepada orang lain. Untuk itu, peserta rapat tetap diminta disiplin melaksanakan prokes Covid-19.

Pernyataan Bupati itu  juga dipertegas oleh dr. I Komang Wirya, selaku dokter penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)  Labkes Kabupaten Karangasem. “Hasil negatif rapid test antigen dapat terjadi pada kondisi kuantitas antigen pada specimen di bawah level deteksi alat,” ungkap Komang Wirya.

Pada kesempatan yang sama, staf bagian di lingkungan Setda yang memiliki mobilitas tinggi mendampingi pimpinan daerah, juga melakukan rapid test antigen guna mengetahui kemungkinan terindikasi Covid-19. Mereka yang menjalani rapid test, seperti bagian humas dan protokol, ajudan  dan sekretaris pribadi bupati dan wabup, petugas patroli pengawal (patwal) serta sopir bupati, wabup dan sekda. *adv

BAGIKAN