Bupati Eka akan Buka Kembali DTW di Tabanan pada 31 Juli

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti akan membuka kembali daya tari wisata (DTW) dan tempat wisata di Tabanan pada 31 Juli 2020 mendatang

Tabanan (bisnisbali.com) –Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti akan membuka kembali daya tari wisata (DTW) dan tempat wisata di Tabanan pada 31 Juli 2020 mendatang. Rencana tersebut sesuai dengan kebijakan Provinsi Bali menyangkut tahapan dari Tatanan Kehidupan Era Baru dengan dibukanya kunjungan wisata demestik. Sebelumnya sebanyak 26 DTW dan juga objek wisata pantai di daerah lumbung pangan tidak beroperasional sejak Maret lalu.

“31 Juli nanti DTW di Tabanan sudah akan dibuka kembali, karena protap terkait protokol kesehatan Covid-19 sudah diikuti. Selain itu, ada syarat yang harus dipenuhi. Ketika syarat tersebut terpenuhi maka kita akan beri sertifikat baru kemudian DTW ini bisa kembali buka,” tutur Bupati Eka, di Tabanan, Jumat (17/7).

Terangnya, mengantongi sertifikat Tatanan Kehidupan Era Baru atau di Tabanan disebut juga dengan Tabanan Aman dan Produktif merupakan sebuah keharusan bagi DTW maupun para pelaku pariwisata. Terkait itu, imbuhnya pelaku pariwisata ini harus mengajukan permohonan sertifikat ke dinas terkait, baru kemudian ditindak lanjuti oleh Tim Satgas untuk melakukan pengecekan ke lapangan.

“Tim Satgas akan melakukan pengecekan ke lapangan, apakah pelaku usaha pariwisata tersebut memang sudah benar-benar memenuhi protap atau belum. Nanti setelah di acc dengan mendapatkan sertifikat, baru mereka (pelaku pariwisata) ini boleh buka pada 31 Juli nanti,” ujarnya.

Sebaliknya tegas Eka, bila nantinya DTW maupun pelaku usaha pariwisata ternyata belum mengantongi sertifikat, maka objek wisata maupun pelaku pariwisata tersebut belum bisa beroprasional kembali pada 31 Juli mendatang. Katanya, sertifikat ini harus ditunjukan di tempat usaha, bahwa mereka sudah boleh buka kembali karena sudah memenuhi standar protap dari protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu paparnya, konsep Tabanan Aman dan Produktif ini merupakan cerminan dari komitmen bersama dalam mengikuti protap kesehatan pencegahan Covid-19. Utamanya, di tingkat pasar tradisional, mengingat ruang publik sehingga harus diperhatikan protap protokol Covid-19. Terkait itu Bupati Eka berencana memasang audio untuk mengingatkan kembali kepara pengunjung maupun pedagang di pasar guna menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Audio ini merekam suara saya dalam tiga bahasa. Yakni, bahasa Bali, Indonesia dan Inggris. Nantinya, audio terkait protokol kesehatan ini juga akan dipasang di DTW dan objek wisata maupun fasilitas publik yang ada di Tabanan,” tandasnya.*man  

BAGIKAN