BUMDes Dorong Desa Wisata Tonjolkan Industri Kerajinan

Ketua BUMDes Bersama Gianyar Aman, Drs. Mangku Nyoman Kandia, M.Ag., Rabu (14/10) mengatakan BUMDes mendorong setiap desa wisata yang tumbuh di Gianyar menonjolkan industri kerajinan.

KERAJINAN - Industri kerajinan yang tumbuh dan mendukung pengembangan desa wisata di Gianyar.          

Gianyar (bisnisbali.com)-Ketua BUMDes Bersama Gianyar Aman, Drs. Mangku Nyoman Kandia, M.Ag., Rabu (14/10) mengatakan BUMDes mendorong setiap desa wisata yang tumbuh di Gianyar menonjolkan industri kerajinan.

Diungkapkannya, sesuai dengan program Dekranasda Gianyar setiap Desa wisata didorong  untuk membangkit industri kerajinan di masing-masing desa. Setiap desa perlu menonjolkan potensi kerajinan tangan.

Mangku Kandia menjelaskan di Gianyar sudah ada 26 desa wisata yang tergabung dalam BUMDes Bersama Gianyar Aman. Program desa wisata sendiri dapat menjadi sebuah sarana untuk desa-desa yang ada di kabupaten Gianyar, dan Bali agar menjadi destinasi wisata yang berstandar internasional. “Terlebih jika didukung oleh akomodasi yang memiliki kualitas dan standar yang baik,” ucapnya.

Kandia yang juga Ketua Forum Komunikasi Pokdarwis Gianyar ini menyampaikan saat ini sedang menggali potensi industri kerajinan di setiap desa wisata. Ini minimal kerajinan rumah tangga yang tumbuh di masing-masing desa dibangkitkan sebagai bagian daya tarik desa wisata.

Menurutnya, bagaimana pun wisatawan yang berkunjung ke desa wisata diarahkan berbelanja. Wisatawan diharapkan berbelanja produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berkembang di desa setempat.

Kandia yang juga tim ahli Bupati Gianyar ini berharap paling tidak wisatawan bisa berbelanja hasil dari industri rumah tangga. Ini termasuk berbelanja produk kuliner khas masing-masing desa wisata khususnya jajanan Bali.

BUMDes Bersama Gianyar Aman memiliki tugas merevitalisasi UMKM yang selama ini tumbuh di desa wisata. “Usaha mikro yang bergerak di sektor kerajinan juga diharapkan proaktif mengembangkan desa wisata di Kabupaten Gianyar,” tambah Mangku Nyoman Kandia. *kup

BAGIKAN