Buka Usaha Kuliner Akibat Pandemi

Pasangan suami istri, Putri Ulfa dan Juno harus banting setir untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa pandemi Covid-19.

Juno dan Putri Ulfa

Denpasar (bisnisbali.com) – Pasangan suami istri, Putri Ulfa dan Juno harus banting setir untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa pandemi Covid-19. Juno yang sebelumnya bekerja di travel agent dan Ulfa yang merupakan make-up artist, akhirnya kini membuka usaha kuliner yang diberi nama Sari Rasa Sunda.

Dipaparkan Juno, sekitar Juni 2020 perusahaan tempatnya bekerja terpaksa merumahkan karyawan karena sudah tidak ada pemasukan untuk membayar gaji. Istrinya juga banyak kehilangan konsumen karena akibat pariwisata terpuruk, make-up artist tidak banyak yang mencari.

Akhirnya pasutri ini memutuskan membuka usaha kuliner untuk menyambung hidup di masa pandemi.  “Mengapa saya bisnis kuliner, karena kebutuhan makanan itu kan untuk semua orang, jadi kita terjun di dunia kuliner dan kebetulan saya juga hobi masak,” ujarnya.

Memang bisnis kuliner untuk saat ini begitu menjamur. Namun pihaknya mencoba sesuatu yang berbeda yaitu menu sate maranggi dan sup iga. Kebetulan, respons masyarakat sekitar cukup baik, karena menu yang mereka tawarkan punya ciri khas.

“Dulu saya pernah menyewa tempat untuk membuka bisnis kuliner ini. Tapi semenjak diberlakukannya PPKM, konsumen yang datang menurun. Tapi, kebanyakan lewat online. Jadi dari situ saya berpikir untuk apa menyewa tempat kalau yang order lebih banyak online.  Akhirnya kita berhenti menyewa tempat dan buka di rumah saja,” kata Juno.

Walau kondisi bisnis di tengah pandemi sangat tidak menentu, pihaknya tetap berupaya melayani konsumen dengan maksimal. “Walau bagaimana pun kita harus tetap gerak. Kita yakin dan percaya nggak selamanya kondisi seperti ini. Badai pasti berlalu, yang penting diiringi dengan doa,” tuturnya.

Dalam melayani konsumen, pihaknya juga selalu mengutamakan protokol kesehatan (prokes). Prokes, kata dia, adalah hal paling utama di situasi pandemi. “Ke depannya saya juga akan mengembangkan bisnis kuliner ini karena dilihat dari respons costumer dan masyarakat juga bagus, di samping kita juga punya ranking yang cukup tinggi di salah satu online. Jadi, saya berpikir suatu saat saya akan buka lagi di suatu tempat yang lebih strategis,” ucapnya. *suk

BAGIKAN