Buka Hari Ini, Kebun Raya Bedugul Berlakukan Kuota bagi Pengunjung

Pada Rabu (22/7) ini, Kebun Raya Bedugul atau Kebun Raya Eka Karya Bali akan beroperasi kembali dan menerima kunjungan wisatawan.

Tabanan (bisnisbali.com) –Pada Rabu (22/7) ini, Kebun Raya Bedugul atau Kebun Raya Eka Karya Bali akan beroperasi kembali dan menerima kunjungan wisatawan. Pada awal operasional, kebun raya akan memberlakukan pembatasan atau kuota pengunjung yang berada di dalam kawasan objek. Selain itu hanya sebagian objek saja yang akan dibuka untuk pengunjung.

“Setelah kami menerima sertifikat Tatanan Kehidupan Era Baru Bidang Pariwisata dari Bupati Tabanan pada Senin (20/7), pada Selasa, kami akan lakukan persiapan dan baru Rabu kami akan buka kembali atau operasional untuk menerima kunjungan wisatawan,” tutur DR. AGR. Didit Okta Pribadi, Kepala Kebun Raya Eka Karya Bali, di Tabanan, Selasa (21/7).

Menurutnya, pada awal pembukaan akan diberlakukan pembatasan pengunjung atau diberlakukan kuota guna mencegah munculnya kerumunan di kawasan sekaligus menguji penerapan protokol kesehatan covid-19 yang sudah dilakukan simulasi sebelumnya. Rencananya, pembatasan kuota pengunjung ini akan dibagi menjadi empat fase.

Jelas Didit, fase awal dibuka kembali atau fase nol ini akan membatasi jumlah pengunjung yang ada di dalam kawasan maksimal hanya 1.500 orang. Katanya, fase 0 ini akan diberlakukan selama seminggu, kemudian jika fase nol ini dirasa sudah mantap dengan penerapan protokol kesehatan maka akan dilakukan evaluasi lagi untuk masuk pada tahap fase berikutnya.

“Semua pemberlakuan fase kunjungan ini akan dilakukan evaluasi sebelumnya untuk berlanjut pada fase berikutnya,” ujarnya.

Paparnya, setiap pemberlakuan fase ini akan dibedakan dengan mengacu pada jumlah kuota pengunjung. Selain itu, mengacu pada sejumlah objek yang bisa dikunjungi wisatawan selama di kawasan Kebun Raya Eka Karya. Misalnya, pada fase nol ini ada sejumlah objek di dalam kawasan yang belum dibuka. Salah satunya, rumah kaca, karena tempat tersebut harus ada protokol tersendiri mengingat berada di dalam ruangan (indoor).

“Pada fase nol ini kami membuka objek hanya lapangan terbuka atau untuk kegiatan out door,” tandasnya.

Sambungnya, nanti pada fase kedua kuota pengunjung akan ditingkatkan lagi menjadi 2.000 orang dan mungkin akan dibarengi dengan pembukaan objek di dalam kawasan, khususnya untuk kawasan indoor. Lanjut pada fase ketiga, kuota pengunjung akan ditingkatkan menjadi 2.500 orang, dan pada fase empat naik menjadi 3.000 orang.

“Untuk target pemberlakuan fase empat, kami masih melihat perkembangan dan evaluasi setiap fase yang terjadi sebelumnya,” tegasnya. *man

BAGIKAN