BPR Sehat Mampu Lalui Persaingan Perbankan

Pandemi Covid-19 merupakan tantangan terberat yang dihadapi bisnis perbankan pada 2020.

SEHAT - BPR yang sehat akan mampu melalui persaingan perbankan tahun 2020.

Gianyar (bisnisbali.com) – Pandemi Covid-19 merupakan tantangan terberat yang dihadapi bisnis perbankan pada 2020. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang menjalankan bisnis perbankan yang sehat mampu melalui persaingan tahun ini. Sekretaris DPD Perbarindo Bali Made Suarja mengatakan hal ini di Gianyar, Minggu (27/12) kemarin.

Diungkapkannya, BPR bisa berkinerja sehat  ketika karyawan BPR bisa melaksanakan fungsinya dan mampu bekerja sesuai fungsinya masing-masing. Tidak boleh ada karyawan BPR yang bekerja tidak sesuai tugasnya. Operasional BPR mesti tetap berjalan, sehingga fungsi intermediasi tetap bisa dijalankan.

Direktur Utama BPR Udary ini menjelaskan,  bisnis perbankan pada tahun 2020 menuntut BPR terus bergerak walaupun dihadapkan dengan tantangan pandemi Covid-19. Sesuai fungsi intermediasi, BPR wajib tetap melakukan pengaetan dana pihak ketiga (DPK) baik berupa tabungan maupun deposito yang selanjutnya bisa disalurkan kembali dalam bentuk kredit ke sektor usaha.

BPR bisa melalui persaingan perbankan 2020 jika tetap eksis menyalurkan kredit, termasuk dalam masa pandemi. Ini  akan menjadi sumber pendapatan BPR sehingga bisa tetap eksis. “Ketika  fungsi intermediasi telah dijalankan dengan baik, BPR akan tetap mampu menyalurkan kredit,” tegas Suarja.

Memasuki akhir 2020, ia mengharapkan SDM BPR, pelaku sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta masyarakat bersama-sama meningkatkan semangat kerja sehingga ekonomi Bali akan bangkit. Semua mesti berkarya sehingga mampu menggerakkan ekonomi. Aktivitas ekonomi tidak boleh berhenti. Pelaku usaha dan masyarakat harus bisa hidup berdampingan dengan Covid-19, sehingga ekonomi Bali bisa terus digerakkan.

Suarja menyampaikan, dalam menggerakkan ekonomi, BPR, pelaku usaha dan masyarakat tidak boleh lepas dari penerapan protokol kesehatan. “Dengan menerapkan protokol kesehatan, pelaku usaha dan masyarakat bisa bekerja dengan sehat dan semangat,” tegasnya.

Ditambahkannya, BPR yang eksis dalam persaingan perbankan tahun 2020 adalah BPR yang dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan pengurusnya harus terus mengontrol rasio kesehatan bank. *kup

BAGIKAN