BPR Mesti Didukung Layanan  ’’Mobile Banking’’

Akibat pandemi Covid-19, nasabah bank mulai bergeser dari datang langsung ke bank selanjutnya beralih ke layanan digital melalui mobile banking.

Denpasar (bisnisbali.com) – Akibat pandemi Covid-19, nasabah bank mulai bergeser dari datang langsung ke bank selanjutnya beralih ke layanan digital melalui mobile banking. Untuk menghadapi tantangan pasar perbankan tahun 2021, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mesti didukung layanan mobile banking.

Direktur Utama BPR Lestari, Pribadi Budiono, mengungkapkan hal ini  saat Diskusi Strategi Bisnis 2021 secara virtual di Denpasar, Rabu (23/12) kemarin. Menurutnya, dalam masa pandemi banyak orang menghindari datang ke bank. Salah satu contohnya di BPR Lestari, transaksi nasabah yang langsung ke bank saat pandemi mengalami penurunan hingga lebih dari 50 persen. “Mereka beralih ke layanan digital dengan mobile banking,” ucapnya.

Menyikapi fenomena pasar perbankan ini, lanjut Pribadi, BPR sangat tepat memberikan layanan mobile banking saat pandemi Covid-19. BPR yang sudah mengaplikasikan layanan digital sangat beruntung karena bisa memenuhi kebutuhan nasabah dengan layanan yang cepat waktu, praktis dan aman  ini.

Dipaparkannya, selama ini kantor-kantor bank lebih banyak dilengkapi meja kasir untuk mempercepat layanan nasabah bertransaksi secara langsung. Layanan meja kasir ini secara bertahap dikurangi dan selanjutnya dijadikan ruangan pertemuan bisnis bank dengan nasabah. Ruang bisnis juga bisa dijadikan tempat ngopi dan tempat berdiskusi antara nasabah dan manajemen bank.

Menurut Pribadi, transaksi bank lebih optimal dilakukan melalui mobile banking. Untuk itu, BPR harus menjamin keamanan transaksi secara digital. Dengan begitu secara bertahap semua nasabah akan beralih menggunakan kemudahan layanan mobile banking.

Ditegaskannya,  banyak bank yang sudah menutup kantornya karena perubahan perilaku nasabah. Ini menuntut BPR betul-betul menyediakan layanan yang mengarah pada digitalisasi. Kinerja bisnis yang positif ini perlu ditunjang dengan peningkatan kemudahan transaksi bagi nasabah. Untuk mencapai kinerja yang positif, BPR kembali mesti didukung layanan mobile banking. *kup

BAGIKAN