BPR Hadirkan Layanan Berbasis Teknologi 

Memasuki era milenium, bank perkreditan rakyat (BPR) harus hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar.

BPR - Pelatihan model baru untuk mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat di era milenium.

Gianyar (bisnisbali.com) –Memasuki era milenium, bank perkreditan rakyat (BPR) harus hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar. BPR harus menghadirkan layanan berbasis teknologi untuk menggaet pasar milenial.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Made Suarja, Senin (25/11) mengatakan, untuk menggarap pasar milenial sumber daya manusia (SDM) BPR harus mengikuti bentuk pelatihan model baru. Layanan BPR bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha yang menjadi bagian kaum milenial.

Ia menjelaskan, siap menggarap kaum milenial dan insan BPR wajib meningkatkan kualitas SDM. “Insan BPR tentunya harus secara terus menerus meningkatkan kemampuan di samping penguasaan terhadap teknologi,” katanya.

Suarja memaparkan, dalam menggarap pasar BPR tentu mempunyai strategi tersendiri untuk bisa bersaing dengan bank umum. Ini melihat dinamika sosial saat ini insan BPR harus tertantang untuk maju dengan daya saing yang tinggi.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai tuntutan pasar milenial, insan BPR dituntut untuk selalu melakukan perubahan-perubahan dari segi cara pelayanan dengan mengacu pada keinginan masyarakat.

Ia menegaskan, layanan BPR masih dibutuhkan masyarakat di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).  “Untuk itu perlu dilakukan pelayanan dari hati ke hati,” katanya.

Suarja menambahkan, dengan selalu mengikuti pelatihan model baru para insan BPR bisa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di era milenium. “Perbarindo Bali senantiasa secara terus menerus membangun kualitas SDM guna bisa bersaing di dunia perbankan,” katanya. *kup

BAGIKAN