BPR Dorong Pengembangan Industri Padat Karya

Dalam tatanan kehidupan normal baru, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengarahkan sektor perbankan  berkontribusi menggerakan ekonomi.

UMKM - Layanan BPR untuk sektor UMKM guna pengembangan industri padat karya.

Gianyar (bisnisbali.com) –Dalam tatanan kehidupan normal baru, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengarahkan sektor perbankan  berkontribusi menggerakan ekonomi. Wakil Ketua DPK Perbarindo Gianyar, Putu Yudatema Kamis (6/8) mengatakan BPR optimal membantu permodalan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mendorong pengembangan industri padat karya.

Diungkapkannya, dalam era tatanan new normal Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mesti bisa semakin menunjukan perannya sebagai agen pembangunan ekonomi. Melalui pelaksanaan fungsi intermediasi BPR tetap komitmen mensuport penguatan permodalan UMKM di Bali

Komisaris Utama BPR Krisna Yuna Dana menjelaskan dalam era new normal Covid-19, BPR memang selektif menyalurkan kredit. BPR fokus menyalurkan kredit produktif untuk mendukung program pemerintah membangkitkan ekonomi pada saat pandemi Covid-19.

Menurutnya,  selama ini BPR sudah berkomitmen untuk membesarkan sektor UMKM. “Dalam era new normal Covid-19, BPR mesti optimal membantu tumbuhnya sektor UMKM,” tegas Yudatema.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini banyak pelaku pariwisata yang dirumahkan. Mereka di antaranya terjun ke sektor UMKM melalui pemasaran kebutuhan pokok seperti telur, beras, gula, minyak dan lainnya. ” Bahkan ada pekerja pariwisata yang terjun dalam usaha kuliner dan penjualan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer,” ucapnya.

Putu Yudatema menambahkan penyaluran kredit produktif ini murni untuk penguatan  permodalan usaha. Pelaku UMKM dengan penerapan tatanan new normal dan dukungan kredit mikro diharapkan bisa tumbuh serta menggerakkan ekonomi Bali. *kup

BAGIKAN