BPD Bali Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Di masa pandemi Covid-19, Bank BPD Bali tetap menunjukkan kinerja baik dalam upaya mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

PENGHARGAAN – Salah satu penghargaan yang diraih Bank BPD Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) – Di masa pandemi Covid-19, Bank BPD Bali tetap menunjukkan kinerja baik dalam upaya mendorong pertumbuhan perekonomian daerah. Terbukti, selama 2020 ini, bank lokal milik krama Bali ini meraih 24 penghargaan bergengsi. Tiga di antaranya diberikan oleh Bank Indonesia (BI).

Direktur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma didampingi Direktur Operasional, I.B. Setia Yasa, di Renon, Kamis (3/12) mengatakan, memperoleh penghargaan bergengsi tersebut tentu tidaklah mudah. Semua pihak telah bekerja keras bersama-sama terutama di tengah pandemi Covid-19 ini. Itu semua merupakan hasil tata kelola dan upaya yang terus diperbaiki, begitu juga bisnis proses dan lain sebagainya. “24 penghargaan tersebut dari berbagai institusi kredibel dan independen, dan melalui proses seleksi ketat membuat prestasi ini kian berharga serta patut diapresiasi,” katanya.

Sebanyak 24 penghargaan yang diterima Bank BPD Bali di antaranya bank terpopuler di media digital kategori BUMD dari PR Indonesia. ‘1st The Best IT for BPD Company’ dari Economic Review. The best Bank Award oleh Warta Ekonomi. Terbaru, penghargaan diterima pada 3 Desember 2020 yaitu dari BI dalam “Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2020”.

Dalam kesempatan tersebut, Bank BPD Bali mendapatkan tiga penghargaan sekaligus dari Bank Indonesia yaitu Mitra Kerja Terbaik Kantor PwBI Provinsi Bali Kategori PJSP Teraktif dalam Implementasi QRIS, Bank Pendukung UMKM Terbaik Bank BUKU 1 dan BUKU 2, serta Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS Terbaik Bank BUKU 1 dan BUKU 2.

Dengan penghargaan ini, ia berharap dapat mendukung perekonomian Bali ke depannya sesuai visi dan misi yaitu menjadi bank yang kuat, berdaya saing tinggi, dan terkemuka dalam melayani UMKM serta berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian daerah. Memperkuat ketahanan kelembagaan, meningkatkan kualitas SDM. Termasuk terus menggencarkan implementasi dan edukasi masyarakat terkait QRIS. Diakui Sudharma, per November 2020 saja sudah lebih dari 10 ribu merchant QRIS ada di BPD Bali.

Pihaknya pun memaparkan merangkum dari kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2020 “Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi” dilaksanakan dengan metode yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19. Ini membuat penyelenggaraan acara dengan metode hybrid yakni mengkombinasikan pertemuan baik secara langsung maupun virtual.

Namun hal ini menjadi salah satu keistimewaan karena pada tahun ini pertama kalinya Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Bali diselenggarakan serentak dengan Kantor Pusat Bank Indonesia dan diisi dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo serta pidato Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Sudharma pun optimistis, walau ekonomi Bali terkontraksi cukup dalam selama masa pandemi ini, ke depannya akan kian membaik seiring pemulihan ekonomi nasional. “Saya rasa ekonomi Bali secara bertahap bisa pulih kembali dan BPD Bali senantiasa mendukung program PEN karena sesuai visi-misi bank,” ucapnya.*dik

BAGIKAN