BOP Gratis dan Diskon Sewa Selamatkan Pedagang Pasar

Perumda Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar memberikan keringanan kepada para pedagang pasar yang berada di bawah naungannya.

Denpasar (bisnisbali.com) –Perumda Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar memberikan keringanan kepada para pedagang pasar yang berada di bawah naungannya. Keringanan berupa potongan harga 50 persen terhadap biaya sewa serta pembebasan biaya operasional pedagang (BOP) setiap hari minggu akan berakhir hingga 29 Mei mendatang.

Salah seorang pedagang buah di Pasar Badung Sang Ayu Anggawati mengaku dengan diberlakukannya kebijakan ini, sedikit membantu bebannya di tengah covid-19. Dikatakannya, pasar sangat sepi saat ini. Akibat pariwisata yang sudah tidak bergerak, permintaan konsumen yang lebih banyak suplayer hotel dan restoran turun drastis. “Setidaknya dengan adanya pemotongan biaya sewa dan gratis BOP setiap hari Minggu ini, dapat sedikit meringankan beban,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata, saat ditemui di ruangannya, Senin (20/4) , mengatakan kebijakan ini berlangsung sejak 12 April lalu. Adapun dasar pengeluaran kebijakan ini dikarenakan sepinya pasar yang berimbas pada penurunan omzet pedagang. “Tujuannya yaitu meringankan beban para pedagang di tengah omzet penjualan yang makin menurun,” ungkapnya.

Pengambilan kebijakan tersebut, kata Gus Kowi panggilan akrabnya, besarannya sudah disesuaikan dengan kemampuan cash flow perusahaan sehingga perusahaan masih tetap bisa eksis di tengah menurunnya total pendapatan perusahaan sejak Maret lalu. Saat ini, untuk memberikan gratis BOP setiap hari Minggu pendapatan Perumda Pasar menurun Rp55 juta per minggu atau sekitar Rp220 juta per bulan. Demikian juga dengan kebijakan pemotongan 50 persen biaya sewa, Perumda pasar kehilangan Rp380 juta per bulannya. *wid

BAGIKAN