BMKG Minta Waspadai Potensi Peningkatan Curah Hujan  

Peningkatan tekanan udara di wilayah Siberia dan Asia Timur dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya penguatan desakan masa udara dingin dari wilayah Asia mendekati kawasan ekuator.

Suasana di salah satu pelabuhan penyeberangan tradisional di Bali ketika kondisi cuaca berawan.

Mangupura (bisnisbali.com) –Peningkatan tekanan udara di wilayah Siberia dan Asia Timur dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya penguatan desakan masa udara dingin dari wilayah Asia mendekati kawasan ekuator.

Desakan ini memberikan pasokan uap air yang cukup untuk pembentukan awan hujan yang signifikan di wilayah Indonesia. Sementara itu, angin Timuran dari wilayah Australia masih cukup kuat dan mengakibatkan terbentuknya daerah pertemuan angin yang memanjang di wilayah Indonesia bagian Utara dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan di beberapa wilayah di Indonesia.

“Untuk itu kami imbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi dampak lanjutan akibat hujan lebat yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc.

Sementara khusus wilayah Bali, cuaca secara umum dalam tiga hari ke depan diperkirakan cerah berawan. Berpotensi hujan ringan secara tidak merata di wilayah Bali bagian Utara,
Tengah, dan Timur pada siang – sore hari. Suhu udara berkisar antara 23 – 34°C dengan kelembaban udara berkisar antara 60 – 90 persen.

Terkait kondisi cuaca ini, BBMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter di sekitar Selat Bali bagian Selatan,
Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali.

“Kami imbau terutama masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar waspada terhadap tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2
meter atau lebih di sekitar perairan Selatan Bali,” ungkap Kabid Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar, Iman Fatchurochman, S.Si, M.DM, Rabu (27/11). *dar

BAGIKAN