Berkat Kreativitas, Penjualan Masker Meningkat  

Penggunaan masker yang menjadi bagian dari fashion saat ini membuat berbagai inovasi pun bermunculan.

Denpasar (bisnisbali.com) –Penggunaan masker yang menjadi bagian dari fashion saat ini membuat berbagai inovasi pun bermunculan. Kreativitas dalam setiap produksi pun mampu mendongkrak penjualan yang tidak hanya di Bali, namun juga pesat hingga keluar Bali.

Seperti yang dilakoni oleh wanita yang bernama Mira Minardi yang kini tengah memproduksi berbagai jenis masker. Mulai dari masker payet, masker tiga dimensi termasuk masker edisi hari kemerdekaan.

Saat ditemui di Denpasar, Mira sapaan akrabnya mengaku awalnya memproduksi masker hanya untuk keperluan sendiri, dikarenakan sulitnya membeli masker medis saat itu. Dia yang sebelumnya aktif pada usaha butiknya ini mengaku, permintaan masker pun cukup tinggi termasuk dari pedagang yang menjadi resseler-nya. “Untuk personal saat itu tidak ada yang beli 1 biji, paling kecil 3 biji bahkan sampe satu lusin. Dan untuk pedagang sendiri ambil hingga 100 pcs,” ungkapnya.

Dari sana, selanjutnya dia terus memperkaya kreativitasnya dengan membuat masker tiga dimensi dan masker merah putih edisi hari kemerdekaan. Diakuinya, jelang perayaan hari kemerdekaan ini permintaan masker merah putih pun meroket. Dalam sebulan sekitar 800 pcs masker diproduksinya.

Hingga kini diakuinya, penjualan maskernya tidak hanya menyasar wilayah di Bali, namun juga telah menyebar keluar Bali, seperti Jakarta, Surabaya, Padang, Sumatera dan sebagainya. Disinggung soal harga, harga yang ditawarkannya, mulai dari Rp 35.000 per pcs untuk harga eceran.

Selain mengikuti tren  yang ada saat ini, dalam inovasinya, Mira juga mengaku mengikuti situasi perekonomian saat ini. “Kita dituntut lebih berhati-hati dalam memproduksi sesuatu. Jadi kami memilih bikin sedikit dulu, dan setelah yakin terjual baru bikin lagi, dan memang saat ini pesanan sampai berlebih,” ujarnya.

Untuk edisi hari kemerdekaan, dia mengatakan sengaja membuat desain dengan tagline “Indonesia Bersatu”. “Dengan Masker Indonesia Bersatu kami ingin menyuarakan ke siapapun sampai ke pelosok-peloso kuntuk tetep bersatu terlebih dalam kondisi seperti saat ini,” imbuhnya. *wid

BAGIKAN