Beri Kenyamanan, Sektor Perhotelan Ikuti Informasi Dinkes

Merebaknya virus corona di Tiongkok tentu mendapatkan perhatian sektor perhotelan di Gianyar.

AKOMODASI - Wisatawan yang memanfaatkan akomodasi di Kabupaten Gianyar.

Gianyar (bisnisbali.com)-Merebaknya virus corona di Tiongkok tentu mendapatkan perhatian sektor perhotelan di Gianyar. Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Gianyar, Agus Suananda Selasa (11/2) mengatakan untuk memberi kenyamanan wisatawan IHGMA Bali akan mengikuti Informasi Dinas Kesehatan.

Virus corona tidak hanya menjadi ancaman Tiongkok melainkan sudah mengancam dunia internasional. Pemerintah melalui Dinas Kesehatan diharapkan memberikan informasi yang update terkait kemungkinan ancaman virus corona di Bali.

Sektor perhotelan Gianyar dalam wadah IHGMA Gianyar tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang. Ini termasuk informasi terkait pencegahan virus corona tetap mengacu imbauan Dinas Kesehatan.

Untuk keamanan, kebersihan dan sanitasi sudah menjadi perhatian utama dari sektor perhotelan. Dipastikan wisatawan tetap nyaman berada di lingkungan hotel di Ubud dan akomodasi di Wilayah Gianyar lainnya.

Suananda melihat kondisi pariwisata Bali dan pariwisata Gianyar sangat kondusif. Meski hingga saat ini virus baru dengan kode 2019-nCoV belum ada suspect yang positif di Bali.

Namun, IHGMA tetap menyiapkan langkah pengendalian kemungkinan masuknya virus corona ke Bali. Tata cara penanganan virus corona sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan. “Semua akomodasi wajib mengikuti perintah dan arahan Dinas Kesehatan Provinsi Bali,” tegasnya.

Agus Suananda menambahkan saat ini ada sejumlah rumah sakit rujukan untuk penanganan corona. ” Jika akomodasi di Gianyar menemui wisatawan yang  sakit bisa segera berkoordinasi dengan Rumah Sakit Sanglah, atau Rumah Sakit  Sanjiwani Gianyar dan Rumah Sakit Tabanan. *kup

BAGIKAN