Berdayakan Penjahit Lokal, Ketua DPRD Karangasem Gede Dana Sumbang Masker di Puskesmas Bebandem

Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana,menyerahkan bantuan masker di Puskesmas Bebandem, Karangasem. 

BANTUAN - Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana menyerahkan bantuan masker di Puskesmas Bebandem.

Amlapura (bisnisbali.com) –Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana,menyerahkan bantuan masker di Puskesmas Bebandem, Karangasem.  Gede Dana yang juga Ketua DPC PDI- Perjuangan Karangasem itu mengatakan, bantuan masker itu merupakan bantuan pribadi, dari gajinya yang dibelikan masker.

Gede Dana  mengatakan bantuan itu, sebagai salah satu bentuk kepeduliannya dan dukungannya kepada masyarakat dan tim medis dalam rangka melawan penyebaran Covid -19. Dikatakan, pihaknya memesan 6.000 masker, dan semuanya dikerjakan tukang jahit lokal.  ‘’Namun, masker buatan lokal itu,  dibuat dengan standar  kesehatan sesuai ketentuan dari kementerian kesehatan,’’ katanya.

Bantuan ribuan masker itu,  diterima Kepala Puskesmas Bebandem Drg. IGA Sukaningsih. Gede Dana didampingi Sekwan Wayan Ardika dan Kabag Humas Ketut Mertadina itu  mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan dukungan moral kepada seluruh tim medis yang melayani kesehatan masyarakat di tengah kekhawatiran menyebarnya penyakit menular Covid -19. Menurutnya, tim medis mesti diberikan insentif oleh pemerintah daerah. Sebab, tugas mereka makin berat dan mereka perlu menjaga kesehatan agar tetap bugar, perlu makanan suplemen atau pun vitamin. ‘’Saya sengaja memesan sekitar 6.000 masker dari kain, dijahit tukang jahit lokal Karangasem, namun dengan desain dan bahan yang sudah ditentukan sesuai standar  yang berlaku. Saat seperti ini, masyarakat harus diberdayakan, masyarakat mesti tetap bekerja atau melakukan kegiatan positif, karena belum ada yang tahu, kapan pandemik korona ini akan berakhir. Tukang jahit lokal juga harus diberikan pekerjaan, diberdayakan menjahit masker kain sesuai standar yang ditentukan dinas kesehatan,’’ paparnya.

Gede Dana menambahkan,  dengan adanya imbauan dari pemerintah, warga diwajibkan mengenakan masker saat ke luar rumah, tentunya, kebutuhan akan salah satu alat pelindung diri (APD) penanganan penyakit menular itu, tentu makin banyak diperlukan. Ditambahkan politisi PDI-P asal Desa Datah itu, dengan masker terbuat dari kain, setelah dipakai bisa dicuci,  dijemur di bawah terik matahari, bisa juga disetrika bagian kainnya, sehingga tetap steril dari virus penyebab penyakit.

Ditambahkan Gede Dana, keluhan dari para kepala puskesmas yang dikunjungi, adalah  masalah tidak adanya  fasilitasi  APD berupa baju antikuman yang harus dikenakan jika seandainya menangani atau menjemput orang sakit dengan gejala seperti yang disebutkan terinfeksi corona.

Gede Dana meminta Pemkab Karangasem atau satgas yang diketuai Penjabat Sekda Karangasem itu, segera melakukan langkah dalam pemenuhan APD bagi petugas medis yang akan menangani pasien terkait kekhawatiran penyebaran virus corona itu. APD itu sangat penting ketika petugas medis melaksanakan tugasnya, saat sedang merawat pasien Pasien Dalam Pengawasan ( PDP).

Politisi asal Desa Datah itu mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan anggota fraksi PDI-P di DPRD, membicarakan penyisihan sebagian gajinya, untuk kepentingan memenuhi kebutuhan bagi tenaga medis, baik di rumah sakit dan di puskesmas untuk mendukung kebutuhan APD,  makanan suplemen atau pengadaan vitamin bagi petugas medis yang memerlukan.  *bud

BAGIKAN