Barista Kopi Bali Ciptakan Wirausaha Muda

 

 

Gianyar (Bisnis Bali.com)-
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan produk petani lokal Bali terutama petani Kopi Bali, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengadakan Lomba Barista Kopi Bali di Kori Maharani Villa and Resort, Sabtu, (20/3).
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengatakan dengan mengikuti Lomba Barista Kopi Bali para peserta bisa semakin terampil. Dewan juri untuk memilih peserta terbaik untuk mewakili Kabupaten Gianyar di Provinsi Bali.
Para pemenang lomba akan dididik kembali serta ditambah unsur seni, kolaborasikan dengan seni. “ Setelah melalui ajang pelatihan dan lomba Barista Kopi Bali akan muncul wirausaha-wirausaha muda,” tambah Bupati Mahayastra.
Salah seorang peserta lomba, Ni Luh Gede Merta Yanti yang mewakili kampus Bali Excelent Tourism Academy mengatakan dirinya merasa grogi mengikuti lomba Barista Kopi Bali.
Saat ini ia masih mengikuti kegiatan pelatihan Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) Barista untuk kalangan milenial dari Warga Gianyar. Walaupun baru belajar, namun ia berusaha untuk menunjukkan yang terbaik dalam lomba Barista Kopi Bali.
Sebagai pemula, Merta Yanti mengakui menggunakan baku kelapa untuk kopi signature/ciri khasnya dalam ajang lomba barista tersebut.
Koordinator Panitia Lomba dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar, Gubag Sudariana mengatakan khusus di Gianyar lomba Barista ini diadakan di tengah-tengah Pemkab Gianyar menyelenggarakan kegiatan pelatihan Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) Barista untuk kalangan milenial dari Warga Gianyar. Pelatihan ini juga diselenggarakan di Kori Maharani Villa &Resort dari tanggal 17 Maret sampai 5 April 2021. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan entrepreneur-entepreneur muda yang nantinya memiliki skill untuk bisa digunakan untuk menciptakan peluang kerja dan peluang usaha. “Lomba Barista Kopi Bali oleh DPC PDI Perjuangan kabupaten Gianyar disiapkan secara maksimal melibatkan koodinator lomba, IFBEC, IBA serta komunitas kopi agar bisa member manfaat maksimal terhadap peserta lomba dan masyarakat umum terutamanya adalah petani kopi Bali,” jelas Gubag.*

BAGIKAN