Banyak TK Dirumahkan, BPJamsostek Denpasar Laksanakan Kegiatan Promotif Preventif ke Perusahaan

Denpasar (bisnisbali.com) – BPJamsostek mengakui pandemi covid-19 memicu klaim pada program Jaminan Hari Tua (JHT). Tren itu secara tidak langsung menunjukkan saat ini banyak tenaga kerja (TK)di Bali yang dirumahkan atau bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Oleh karenanya BPJamsostek Cabang Bali Denpasar telah menyiapkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) dan antrian manual dengan menggunakan sistem daring atau online.
“Jadi peserta cukup mengakses antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau di aplikasi BPJSTKU serta bisa juga mengakses bit.ly/jhtmanualdenpasar sehingga tidak perlu datang ke kantor,” kata Mohamad Irfan, Kepala BPJamsostek Bali Denpasar.
Ia pun mengakomodir peserta yang datang ke kantor dan telah membawa dokumen persyaratan lengkap untuk dapat dilakukan wawancara. Peserta dapat langsung memasukkani dokumen ke dalam dropbox, kemudian akan dilakukan proses wawancara menggunakan aplikasi zoom yang telah disiapkan melalui 5 buah komputer sehingga protokol kesehatan social distancing dan physical distancing dapat dilaksanakan. 
Dalam kesempatan tersebut, Irfan pun mengemukakan realisasi pembayaran klaim bagi peserta BPJamsostek di wilayah kerjanya dari periode Januari 2020 hingga saat ini.
Untuk klaim Jaminan Hari Tua yang dibayarkan untuk 9.139 kasus dengan nilai nominal klaim sebesar Rp136 miliar. Sedangkan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja ada 1.285 kasus dengan pembayaran klaim sebesar Rp12 miliar.
Sedangkan Jaminan Kematian untuk 141 kasus dengan nominal Rp5,3 miliar dan Jaminan Pensiun 2.149 kasus dengan nominal Rp2,3 miliar.
Selain itu, pihaknya melaksanakan kegiatan promotif preventif berupa pembagian alat pelindung diri (APD) dan multivitamin kepada perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan berupa 12.476 masker, 1.830 multivitamin, 100 helm dan 24 akrilik poster dalam rangka mencegah dan meminimalisir penyebaran virus Covid-19.
Bantuan itu secara simbolis diserahterimakan kepada perwakilan 43 perusahan di Denpasar. Pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah dalam menghentikan pandemi covid-19.
Mohamad Irfan mengatakan kepedulian dalam upaya memutus rantai penularan covid-19, apalagi sekarang sudah diwajibkan memakai masker.
“Mudah-mudahan sumbangan ini akan sangat berguna bagi masyarakat Bali khususnya. Ini adalah salah satu bentuk kontribusi nyata kepada pemerintah daerah, pengusaha dan juga Pekerja,” ujarnya.
Selama masa pandemi Covid-19, BPJamsostek Bali Denpasar beberapa kali telah memberikan bantuan berupa sembako maupun APD. Diantaranya 200 paket sembako bagi pekerja yg ter PHK melalui Dinas Sosial Kota Denpasar, 4000 paket sembako kepada masyarakat terkena dampak Covid 19 melalui tokoh masyarakat, 5000 masker kepada pemerintah kota denpasar yang diterima langsung oleh Walikota Denpasar.

BAGIKAN