Bank Linkage Siap Jadi Penyangga Likuiditas BPR

Sebanyak 106 bank perkreditan rakyat (BPR) sudah menjadi bagian OK Bank Bersama BPR (OBB).

BPR - OK Bank sebagai bank linkage siap menjadi penyangga likuiditas BPR.

Denpasar (bisnisbali.com)-Sebanyak 106 bank perkreditan rakyat (BPR) sudah menjadi bagian OK Bank Bersama BPR (OBB). Branch Manager, OK Bank Wilayah Bali, Nusra Sulawesi, Liliwati, mengatakan OK Bank sebagai bank linkage siap menjadi penyangga likuiditas BPR.

Diungkapkannya, OK Bank sangat percaya dengan keberadaan BPR di Bali. Ini terbukti 106 BPR anggota OBB telah menjalin Linkage dengan OK Bank.¬† Ia menjelaskan OK Bank sebagai bank linkage siap menjadi penyangga likuiditas terbukti pencairan kredit dalam bentuk linkage untuk BPR masih ada. “Walaupun saat pandemi Covid-19, OK Bank masih tetap mencairkan linkage baru untuk BPR,” ucapnya.

OK Bank Bersama BPR (OBB) masih tetap memberikan linkage program kepada anggota OBB Bali atau BPR di Bali. Di mana saat ini, 8 BPR yang  sudah mengajukan Linkage yang sedang diproses di OK Bank. Ia menyakinkan dana linkage baru ini sifatnya untuk likuiditas. Dana linkage ini diharapkan untuk penguatan likuiditas termasuk untuk pembiayaan kredit baru bagi sektor UMKM.

Liliwati menambahkan bagi BPR yang belum bergabung dengan OBB atau sempat keluar dari OBB dipersilahkan bergabung kembali. OK Bank siap membantu likuiditas BPR dan berjuang bersama seluruh anggota OBB menghadapi dampak Covid-19. “Tidak ada berhenti untuk bisnis, mari kita bantu UMKM untuk bangkit saat Covid-19,” tegasnya. *kup

BAGIKAN