Babahan Mulai Uji Coba Wisata Tubing  

Menuju menjadi desa wisata, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan mulai melakukan uji coba pada sejumlah potensi desa.

UJI COBA - Uji coba wisata Tubing yang dilakukan Desa Babahan, Penebel Tababan.

Tabanan (bisnisbali.com) –Menuju menjadi desa wisata, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan mulai melakukan uji coba pada sejumlah potensi desa. Salah satunya, uji coba untuk wisata tubing dengan memanfaatkan saluran irigasi Subak Aya sepanjang 900 meter.

Perbekel Desa Babahan, I Made Sukapariana, Minggu (8/11) mengungkapkan, kini Desa Babahan tengah persiapan mengembangkan sejumlah wisata potensi desa sebagai upaya menuju desa wisata. Salah satu wisata yang sudah dilakukan uji coba adalah wisata tubing menyusuri saluran irigasi  Selain itu, berencana akan mengembangkan wisata Babahan Crystal Water dengan memanfaatkan saluran irigasi untuk mandi dengan keluarga karena memiliki air bening bak crystal. Rencananya, wisata potensi desa ini bisa dibuka pada 2021 nanti.

“Kini salah satu wisata yang sudah diuji coba adalah wisata tubing bersama dengan Pokdarwis setempat. Wisata tubing ini dimanfaatkan karena potensinya ada dengan rute yang mendukung,” tuturnya.

Uji coba sudah dilakukan Sabtu (10/11) lalu dengan mengambil start mulai dari Babahan Crystal Water masuk wilayah Banjar Utu, kemudian menyusuri irigasi Subak Aya ke selatan dan berakhirnya di Banjar Bolangan. Katanya, rute yang dilalui tidak ada ekstrim, sehingga sangat cocok untuk dinikmati siapa saja.

Terkait hal tersebut, kini tim dan Pokdarwis Desa Babahan tengah melakukan persiapan secara keseluruhan. Rencananya nanti di setiap rute wisata tubing akan dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari air mancur, tanaman buah merambat seperti markisa dan tanaman di pinggir irigasi.

Agar potensi wisata desa ini bisa segera dibuka di 2021 nanti, Desa Babahan sudah menganggarkan Rp 300 juta di APBDes 2021. Sebenarnya untuk pengembangan wisata tersebut, pada 2019 sudah dianggarkan tetapi anggaran baru sedikit terealisasi, hanya cukup untuk pembenahan infrastruktur ke desa wisata yang belum mencapai 100 persen.

Kekurangan itu akan dilanjutkan di 2020 lewat dana Program Inovatif Kecamatan (PIK) mencapai Rp 300 juta, hanya saja karena pandemi Covid-19 urung direalisasikan padahal sudah survei lokasi dan segera cair. Harapnya, mudah-mudahan pemerintah daerah bisa mensupport, selain itu pihaknya juga berusaha akan menggali dana lewat CSR untuk mendukung wisata di Desa Babahan.

Tak hanya wisata tubing, Desa Babahan nanti juga mengembangkan sejumlah wisata yang dapat dinikmati sejalur dengan wisata tubing. Mulai dari Babahan Ride Teras dengan menikmati indahnya kawasan persawahan terasering, pengunjung juga dapat mempelajari sejarah Desa Babahan yang ada di Pura Pajenengan Bangkiang Sidem karena ada kaitannya dengan prasasti Babahan 1 dan Babahan 2.

“Turun dari sana akan dibuka wisata tracking yang dapat tembus ke Wisata Air Terjun Besi Kalung. Lalu ke utara dari lokasi kedua sekitar 300 meter, akan ketemu dengan Babahan Crystal Water,” ujarnya. *man

BAGIKAN