Ayu Puspitasari, Rintis Usaha Sampingan

SEBAGAI pekerja di sektor pariwisata tentu tidak bisa lepas dari dampak pandemi Covid-19 saat ini.

SEBAGAI pekerja di sektor pariwisata tentu tidak bisa lepas dari dampak pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya kini dirasakan Ayu Puspitasari, salah seorang Excecutive Secretary di sebuah hotel di Bali.

Pengurangan jam kerja hingga 50 persen tentu membuat pendapatannya berkurang. Di tengah pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat dirasakan olehnya, wanita asal Singaraja ini mengaku memiliki rasa khawatir, ragu dan binggung. Pertanyaan sampai kapan pandemi ini selesai dan dapatkah Bali kembali seperti sedia kala terus menghantuinya.

Mengurangi pengeluaran secara drastis sudah dilakukannya untuk tetap bisa bertahan di masa sulit saat ini. “Namun di sisi lain saya harus berpikir untuk memiliki bisnis sampingan, karena kita tidak tau entah sampai kapan pandemi ini akan berakhir,” ujarnya

Dia pun memilih usaha menjual kue dengan memanfaatkan pemasaran dalam jaringan (daring). Instagram menjadi media yang diandalkan dalam memasarkan produk yang dibuatnya serta dibantu dengan ojek online untuk pengantaran. “Hasilnya lumayan untuk menambah penghasilan yang sedang berkurang dari pekerjaan tetap. Setiap hari ada aja yang order,” terangnya.

Dia mengaku memang memiliki hobyi di bidang baking, dan kemampuannya membuat kue tersebut saat ini dimanfaatkan sebagai usaha sampingan. Wanita yang tinggal di Denpasar ini mengaku, peminat kue buatannya untuk saat ini masih menyasar wilayah Denpasar dan Badung, meski sebelumnya sempat pula menerima pesanan dari luar Bali.

Diakuinya, pandemi Covid-19 ini sangat memberikan pelajaran baginya.  Jika tragedi bisa kapan saja dan di mana saja terjadi. “Untuk itu saya berpikir kalau kita harus siap, punya tabungan untuk bertahan minimal 1 tahun. Dan jika memungkinkan harus punya sumber penghasilan lain, selain pendapatan dari tempat kerja,” imbuhnya. *wid

BAGIKAN