Apresiasi Program Pelayanan Publik Semara Ratih

Bupati Tabanan  Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., mengapresiasi serta mendukung program Semara Ratih berupa penyerahan akta perkawinan secara langsung bagi warga yang menikah yang digagas oleh Pemerintah Desa Tegal Mengkeb, Seltim.

SERAHKAN - Bupati Tabanan  I Komang Gede Sanjaya menyerahkan akta perkawinan kepada pasangan yang baru menikah.

Tabanan (bisnisbali.com) – Bupati Tabanan  Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., mengapresiasi serta mendukung program Semara Ratih berupa penyerahan akta perkawinan secara langsung bagi warga yang menikah yang digagas oleh Pemerintah Desa Tegal Mengkeb, Seltim. Bupati meluncurkan program tersebut, Jumat (2/4).

Peluncuran program ditandai penyerahan akta perkawinan oleh Bupati Sanjaya kepada pasangan yang baru menikah di hari tersebut, yakni Dewa Gede Angga Adi Adnyana dan Ni Putu Mirayanti, di kediamannya di Desa Tegalmengkeb, Seltim. “Inovasi ini luar biasa. Yang nikah langsung mendapatkan akta-akta yang dibutuhkan tanpa mengurus lagi ke Disdukcapil. Ini salah satu program inovatif dalam melayani publik,” ujar Sanjaya dalam sambutannya.

Melalui program Semara Ratih, pihaknya berharap masyarakat Desa Tegal Mengkeb semakin mudah dan cepat dalam pengurusan dokumen kependudukan, sehingga terwujud tertib administrasi kependudukan. Tidak hanya berhenti sampai di sini, ke depannya seluruh dokumen kependudukan dan pencatatan sipil dapat diselesaikan di desa.

Agar mencapai hasil yang maksimal, Bupati Sanjaya minta kepada pihak Pemerintah Desa Tegal Mengkeb selalu berkomunikasi dan bersinergi dengan Disdukcapil Kabupaten Tabanan yang sudah melaksanakan inovasi Lasada (Layanan Adminduk Berbasis Desa). Hal ini harus terus ditingkatkan dan disosialisasikan kepada masyarakat karena sejalan dengan visi misi Kabupaten Tabanan Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). “Program ini sangat menarik. Mungkin nanti program ini saya angkat menjadi program kabupaten,’’ tutup Sanjaya.

Perbekel Desa Tegal Mengkeb, Dewa Made Widarma, menyatakan program ini tercipta atas bantuan Disdukcapil Tabanan sebagai salah satu implementasi dari visi misi Kabupaten Tabanan. “Program Semara Ratih ini  kami kawinkan dengan program Lasada yang ada di Disdukcapil,” jelasnya.

Dikatakannya, sebelum masuk ke program Semara Ratih, ada istilah rumah konseling pranikah yang terdiri dari unsur kesehatan, adat, kepolisian dan pemerhati lingkungan. Tujuannya agar pasangan yang mau melangsungkan pernikahan mendapat pemahaman soal adat, hukum dari pihak kepolisian, sehat dan wajib menanam pohom bambu di pekarangan rumah.  Setelah itu baru masuk program Semara Ratih. *man

BAGIKAN