Antisipasi Penyebaran Covid-19, Karangasem Serentak Semprot Disinfektan Pasar dan Objek Wisata

Menindaklanjuti imbauan Pemprov Bali tentang penyemprotan disinfektan serentak, Pemkab Karangasem melakukan penyemprotan dengan mengerahkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama para stafnya.

Objek wisata Tulamben sepi wisman, dilakukan penyemprotan disinfektan dipimpin Pj. Sekda Karangasem, I Gede Darmawa.

Amlapura (bisnisbali.com) –Menindaklanjuti imbauan Pemprov Bali tentang penyemprotan disinfektan serentak, Pemkab Karangasem melakukan penyemprotan dengan mengerahkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama para stafnya. Penyemprotan dilakukan di delapan kecamatan, yakni di masing-masing lokasi yang selama ini ramai dikunjungi warga, yakni  satu pasar tradisional dan objek wisata.

Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa  memimpin penyemprotan di pelabuhan Padangbai dan Pasar Desa Ulakan. Sementara penyemprotan di Pasar Rubaya, Kecamatan  Kubu dan objek wisata  terminal Tulamben dipimpin Pj. Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Darmawa. Selain pelabuhan, Pasar Ulakan dan Pasar Rubaya, seluruh pegawai dipimpin Forkopimda hingga Forkopimca telah dibagi menjadi 8 tim, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum lainnya di seluruh kecamatan di Kabupaten Karangasem.

Wabup Artha Dipa, menyampaikan, sebelum imbauan itu turun pihaknya juga telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyemprotan dan menyiapkan cairan antiseptik di pintu-pintu masuk perkantoran maupun tempat umum lainnya. “Sebelumnya Pemkab sudah melaksanakan penyemprotan massal di kawasan objek wisata Candidasa. Para pengusaha dan pelaku pariwisata juga sudah sempat diimbau untuk melaksanakan hal tersebut secara mandiri dengan bimbingan Dinas Kesehatan,” paparnya.

Penyemprotan disinfektan diharapkan dapat dilakukan oleh semua OPD  di jajaran Pemkab Karangasem secara kontinyu dan partisipasi aktif para pengusaha. “Kita hari ini melakukan penyemprotan dengan mendatangi tempat-tempat umum di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem, terutama objek wisata dan pasar,” terang Wabup Artha Dipa.

Menyikapi penyebaran wabah Covid-19 ini, Artha Dipa mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Namun selalu disiplin mengikuti arahan satgas atau pemerintah, misalnya dengan tidak melakukan kerumuman dengan banyak orang. Sebaiknya mengikuti social distancing dengan  berdiam  diri di rumah atau ke luar rumah jika sangat perlu. Menurut Wabup, selain melakukan penyemprotan disinfektan, pihaknya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. “Selain menjaga kesehatan diri, kebersihan lingkungan juga perlu diperhatikan,” tegasnya.

Wabup meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan menghindari aktivitas bepergian yang tidak terlalu penting ke tempat yang sekiranya berpeluang besar terdapat penyebaran virus.  Jagalah kebersihan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa selalu melindungi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, disinggung mengenai perlu tidaknya meliburkan pegawai seperti daerah lain, Artha Dipa menyampaikan bupati dan para Kepala OPD telah merapatkan kebijakan itu.  Untuk saat ini telah diberlakukan sistem piket bagi para pegawai sesuai kebijakan pimpinan di kantor masing-masing, terutama bagi dinas dan lembaga yang bergerak di bidang pelayanan, tentu tidak bisa serta merta meliburkan begitu saja. Terkait hal ini pula, pihaknya mengaku tetap menunggu  dan akan mengkuti keputusan ataupun instruksi Gubernur Bali.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem menyampaikan apa yang dilaksanakan semata-mata merupakan upaya untuk pencegahan virus corona. Ini  dilakukan dengan penyemprotan disinfektan. Kadiskes juga menjelaskan, disinfektan tersebut disediakan khusus oleh pihaknya untuk menyemprotkan cairan disinfektan. “Cairan disinfektannya kami yang siapkan, peserta hanya perlu menyiapkan alat semprotnya masing-masing,” imbuhnya. *adv

BAGIKAN