Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Penjagaan Pintu Masuk Harus Diperketat

Arus balik pascalibur Lebaran dikhawatirkan menimbulkan lonjakan kasus positif Covid-19 yang berdampak pada kian melambatnya pertumbuhan ekonomi Bali.

RAPID TEST ANTIGEN – Empat orang yang masuk Bali di-rapid test antigen karena tidak membawa hasil tes negatif Covid-19.

Denpasar (bisnisbali.com) – Arus balik pascalibur Lebaran dikhawatirkan menimbulkan lonjakan kasus positif Covid-19 yang berdampak pada kian melambatnya pertumbuhan ekonomi Bali. Oleh sebab itu, penjagaan di pintu-pintu masuk Bali telah diperketat, namun tetap ditemukan pelanggaran. Seperti empat orang yang menuju Kota Denpasar ditemukan tidak membawa surat hasil  rapid test antigen saat penyekatan  arus balik di Terminal Mengwi, Badung, Selasa (18/5).

Terkait penemuan empat orang yang tidak membawa surat rapid test antigen tersebut, Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengingatkan semua pihak agar memperketat penjagaan di pintu-pintu masuk.  “Memperketat penjagaan harus dilakukan mengingat persyaratan perjalanan dalam negeri wajib membawa dan menujukkan surat keterangan rapid test antigen,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim  Gabungan Arus Balik yang terdiri dari Dishub Kota Denpasar, Dishub Kabupaten Badung, Kementerian Perhubungan, Polres Badung dan TNI, ternyata keempat orang itu  saat di penyeberangan ada yang bersembunyi dan ada juga tidak diperiksa oleh petugas atau  lolos begitu saja. Untuk mencegah penularan Covid- 19 maka tim gabungan melakukan  rapid test antigen di tempat kepada empat orang tersebut. Hasilnya, semuanya negatif atau nonreaktif.

Menurut Sriawan, dalam masa pandemi seperti saat ini Dishub Kota Denpasar mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengantisipasi dan meminimalkan penularan Covid-19 sehingga tidak sampai terjadi lonjakan kasus.  Dengan diperketatnya penjagaan dipintu masuk dapat  membantu satgas desa/kelurahan dalam menekan penularan  Covid-19 serta menguatkan kondisi lingkungan desa/lurah yang selama ini dikerjakan dengan baik oleh Satgas Penanggulangan covid di tiap desa/lurah.  Bagi yang ingin masuk Kota Denpasar harus memenuhi protokol kesehatan yakni membawa surat rapid test dan isolasi mandiri.

Ditambahkannya, operasi gabungan ini akan dilakukan hingga 24 Mei mendatang termasuk pencegatan di posko induk di Jalan Cokroaminoto yang merupakan perbatasan wilayah Denpasar dan Badung. *wid

BAGIKAN