Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pohon Dipangkas

Mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan, Tim Gabungan dari Dishub Gianyar, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 12, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Bali, Polres Gianyar dan Dinas PUPR Kabupaten Gianyar melakukan pemangkasan beberapa pohon di sepanjang By-pass Ida Bagus Mantra, Rabu (27/1)

PEMANGKASAN - Pemangkasan beberapa pohon di sepanjang By-pass Ida Bagus Mantra.

Gianyar (bisnisbali.com) –Mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan, Tim Gabungan dari Dishub Gianyar, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 12, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Bali, Polres Gianyar dan Dinas PUPR Kabupaten Gianyar melakukan pemangkasan beberapa pohon di sepanjang By-pass Ida Bagus Mantra, Rabu (27/1) kemarin. Pemangkasan dimaksudkan untuk menghindari kecelakaan pengguna jalan akibat patah ranting atau pohon tumbang.

Kepala Dinas perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, tim gabungan memangkas beberapa dahan pohon yang sudah lapuk atau yang menutupi penerangan jalan serta rambu lalu lintas. Pemangkasan dilakukan mengingat belakangan sering terjadi hujan dan angin kencang yang membahayakan pengguna jalan.

Pemangkasan pohon dilakukan mulai dari Pasar Biaung ke Timur secara bertahap. Pihaknya tidak ada maksud menghilangkan suasana hijau di pinggir, melainkan untuk peremajaan cabang atau ranting pohon serta meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas (lalin). “Terlebih lagi banyak lampu penerangan jalan dan traffic light ditutupi oleh pepohonan,” ucapnya.

Pemangkasan dahan pohon ini untuk memberi rasa aman dan nyaman dalam berlalu lintas sehingga keselamatan dan kelancaran di jalan raya dapat terwujud. Apalagi banyak  pohon yang menutupi rambu-rambu ataupun lampu penerangan. “Terutama pohon lapuk sangat membahayakan pengguna jalan,” jelas Suamba.

Hal senada disampaikan Kasat Lantas Polres Gianyar AKP  Laksmi Trisna Dewi Wieryawan. Menurutnya, pemangkasan bukan berarti menebang pohon melainkan menghilangkan dahan rapuh yang membahayakan serta memangkas ranting yang menutupi penerangan. “Lebih tepat merawat tanaman agar terjadi peremajaan ranting serta menghindari pohon tumbang karena rapuh,” tegasnya. *kup

BAGIKAN