Aktivitas di Luar Rumah Berkurang, Transaksi di Pasar Sepi  

Pasar tradisional di Amlapura, relatif lebih sepi belakangan ini dibandingkan seminggu lalu.

Amlapura (bisnisbali.com) –Pasar tradisional di Amlapura, relatif lebih sepi belakangan ini dibandingkan seminggu lalu. Sepinya pasar dan tempat perbelanjaan, termasuk pedagang di pinggir jalan, karena masyarakat sejak beberapa hari lalu sudah mengurangi aktivitas ke luar rumah, kecuali untuk urusan sangat penting.

Hal itu dari pantauan di Karangasem, sampai Rabu (18/3). Seorang pedagang, Made Maryati dari Subagan mengatakan, pasar lebih sepi. Sementara, selain bumbu-bumbu yang selama ini dikenal juga sebagai bahan obat, seperti jahe, kunir, lengkuas dan kencur, harga naik karena kebutuhan meningkat, harga tomat juga naik. Kemarin,  tomat per kg naik  pada kisaran Rp 14 ribu per kg, dari sebelumnya berkisar Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu.

Dari pantauan, karena kantor pemerintahan karena aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai kontrak tidak bekerja di kantor seluruhnya, pedagang pun sepi pembeli. Sejumlah pedagang makanan di warung mengaku sepi pembeli. Demikian juga pedagang kaki lima di tepi jalan Ngurah Rai Amlapura, tepatnya di depan RSUD Karangasem juga mengaku sepi pembeli, dibandingkan minggu lalu, sebelum ada keputusan atau kebijakan pemerintah yang menyarankan agar masyarakat mengurangi berkerumun dalam banyak orang atau ke luar rumah tanpa kepentingan mendesak. *bud

BAGIKAN