Akses Jalan Tegenungan Sukawati Ditutup Permanen akibat Longsor

Pascalongsor awal 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten Gianyar  mengambil kebijakan untuk membuat jalan baru penghubung Desa Tegenungan dengan Desa Sukawati.

JALAN - Jalan yang menghubungkan Desa Tegenungan dengan Desa Sukawati.

Gianyar (bisnisbali.com) – Pascalongsor awal 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten Gianyar  mengambil kebijakan untuk membuat jalan baru penghubung Desa Tegenungan dengan Desa Sukawati. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, I Wayan Suamba (14/1) mengatakan akses jalan tersebut sudah ditutup akibat longsor, selanjutnya sedang dalam proses pembuatan jalan alternatif.

Diungkapkannya, tanda larangan untuk melintas di Jalan Tegenungan Sukawati telah dipasang sejak 2018 lalu setelah terjadinya longsor. Baik diakses masuk melalui Tegenungan maupun melalui Sukawati.

Bahkan sempat dipasangi palang kayu dan drum sebagai tanda jalan tersebut ditutup permanen. Namun ada sebagian kecil warga tetap saja nekat melintas meski berbahaya dan tidak menghiraukan tanda larangan tersebut.

“Demi keselamatan, diharapkan warga sementara menggunakan alternatif jalan lain,” kata Suamba.

Sementara dihubungi terpisah terkait dengan banyaknya warga yang memaksa melewati jalan Tegenungan Sukawati yang longsor, Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Made Gede Asta Wiguna, mengatakan, atas arahan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar akan melakukan tutup permanen terhadap akses jalan tersebut. Mengingat, kondisi tanah yang labil jika dipaksa untuk dilewati akan membahayakan warga yang melintas. Terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan, jadi sangat berbahaya untuk dilewati.

“Tanda larangan sudah dipasang di beberapa titik namun tidak dihiraukan. Menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, dalam waktu dekat kemungkinan akan ditutup permanen,” kata Asta Wiguna.*kup

BAGIKAN