Air Terjun Wanagiri Pucak Manik Perkenalkan Potensi Wisata di Desa Wanagiri

Wilayah Bali Utara khususnya di kawasan Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Buleleng menyimpan keindahan yang terpendam di balik rimbunnya perbukitan

Singaraja (bisnisbali.com) –  Wilayah Bali Utara khususnya di kawasan Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Buleleng menyimpan keindahan yang terpendam di balik rimbunnya perbukitan. Selain menjadi salah satu tujuan  wisata selfie bagi para wisatawan, juga terdapat objek wisata alam menarik untuk dikunjungi ketika berakhir pekan atau menikmati libur panjang.

Salah satu objek wisata alam di Desa Wanagiri yang kini mulai berkembang adalah Air Terjun Wanagiri Pucak Manik yang berlokasi di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada. Objek wisata yang satu ini merupakan salah satu dari sekian banyaknya air terjun yang ada di Desa Wanagiri.
Pengelola Objek Wisata Air Terjun Wanagiri Pucak Manik, Nyoman Suki Adnyana Putra menjelaskan, objek wisata ini baru dibuka sejak 9 Februari 2019 setelah dilakukan penataan dari 2015. Berawal dari dana secara swadaya dari anggota dan BUMDes Eka Giri Karya Utama, objek wisata ini berkembang pesat berkat promosi yang gencar dilakukan anggota  baik melalui media sosial hingga agen travel.
Bahkan semenjak dibuka, kunjungan wisatawan yang didominasi wisman mencapai 50 kunjungan tiap harinya belum termasuk jumlah kunjungan wisatawan domestik dan masyarakat lokal.

“Sejauh ini objek wisata ini sudah dikelola kelompok di bawah naungan BUMDes, begitu juga kunjungan wisatawan mancanegara selalu meningkat dimana 70 persennya adalah turis asing,” jelasnya.
Dijelaskan Nyoman Suki, air terjun ini memiliki keunggulan di mana terdapat tiga air terjun berjejer dalam satu tempat. Begitu juga kolam yang dangkal memudahkan wisatawan untuk menikmati sejuknya air pegunungan. Untuk mencapai lokasi air terjun ini sangat mudah diakses dari jalan utama Desa Wanagiri – Munduk kurang lebih 3 kilometer dengan fasilitas parkir yang luas.
Selain itu pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang masih alami di sepanjang jalan menuju lokasi air terjun. “Dari parkir menuju air terjun sudah ada anak tangga dan pegangan jadi kita utamakan kenyaman pengunjung sebagai bentuk implementasi sapta pesona,” terangnya.
Untuk tiket masuk menuju air terjun ini relatif murah, untuk wisatawan domestik hanya Rp20.000 per orang sementara untuk wisatawan mancangera Rp50.000 per orang. “Nantinya hasil penjualan tiket ini salah satunya untuk penataan lebih lanjut objek wisata ini,”jelasnya. *ira

BAGIKAN