AA Bagus Bayu Joni Saputra, Pecahkan Kendala Penerapan PEB 609  

PERMOHONAN ALFI Bali melalui surat Nomor : 33/DPW-ALFI/XI/2020 tertanggal 4 November 2020 terkait penundaan pemberlakuan Peraturan Direktur Jendral Bea dan Cukai PER-07/BC/2020 direspons cepat Ditjen Bea Cukai.

AA Bagus Bayu Joni Saputra

PERMOHONAN ALFI Bali melalui surat Nomor : 33/DPW-ALFI/XI/2020 tertanggal 4 November 2020 terkait penundaan pemberlakuan Peraturan Direktur Jendral Bea dan Cukai PER-07/BC/2020 direspons cepat Ditjen Bea Cukai. Ketua ALFI/ILFA Provinsi Bali, AA. Bagus Bayu Joni Saputra mengatakan ALFI Bali sangat mengapresiasi  kebijakan Bea Cukai terkait relaksasi pengiriman produk ekspor UMKM Bali dengan akses masuk ke kolom 33 Portal Perusahaan Jasa Titipan (Perusahaan PJT).

Bayu Joni mengungkapkan Ditjen Bea Cukai merespons cepat dan kendala yang dihadapi dalam ekspor produk UMKM Bali. Bea Cukai juga akan menindaklanjuti usulan ALFI Bali terkait penyempurnaan Peraturan Direktur Jendral Bea dan Cukai PER-07/BC/2020 segera disempurnakan.

Ia meyakini Patch Modul Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) versi 609 atau  PEB 609 sangat sulit diterapkan dalam pengiriman barang ekspor UMKM Bali ke negara pasar. Ini sulit  dilakukan mengingat kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan hal tersebut diterapkan.

Sebelumnya dengan penerapan FEB 609 pelaku UMKM Bali yang mengirim barang lebih dari satu, produknya tidak bisa dikirim apalagi tidak mempunyai NPWP.  PEB 609 hanya boleh mencatumkan salah satu dari pemilik barang sehingga berdampak pada penentuan Pajak PEB.

Bayu Joni menyampaikan Ditjen Bea Cukai mengakomodir usulan ALFI Bali terkait penyempurnaan Peraturan Direktur Jendral Bea dan Cukai PER-07/BC/2020. Ini sulitnya penerapan PEB 609 untuk pengiriman produk UMKM Bali. Pemilik barang dalam satu container tersebut berasal lebih dari satu supplier bahkan bisa sampai 25/50 supplier di ekspor.

Permohonan ALFI Bai ini sudah disikapi Bayu Ditjen Bea Cukai dengan meberikan akses masuk ke kolom 33 yaitu portalnya  Perusahaan Jasa Titipan (Perusahaan PJT).

Pemanfaatan akses masuk ke kolom 33 memungkinkan produk ekspor UMKM bisa mencantumkan lebih dari satu pemilik barang dalam satu PEB.

Bagus Bayu Joni Saputra menambahkan ekspor produk UMKM Bali mesti ditangani secara profesional. ALFI Bali menunggu petunjuk teknis penerapan relaksasi pengiriman produk ekspor UMKM Bali masuk melalui akses kolom 33 portal Perusahaan Jasa Titipan. *kup

BAGIKAN