AA. Bagus Bayu Joni Saputra, Berpacu Menuju Zona Hijau

UNTUK membuka sektor pariwisata Bali, seluruh komponen berupaya mewujudkan Bali zona hijau dari pandemi Covid-19.

UNTUK membuka sektor pariwisata Bali, seluruh komponen berupaya mewujudkan Bali zona hijau dari pandemi Covid-19. Ketua Umum DPW ALFI Provinsi Bali A.A. Bagus Bayu Joni Saputra mengatakan dengan zona hijau bisa meyakinkan pasar mancanegara Bali sudah aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Menurutnya selama pandemi pariwisata Bali sangat terpuruk.  Pertumbuhan ekonomi Bali paling rendah yakni minus 9 persen. Wakil Ketua Umum Kadin Bali ini menjelaskan hampir 60 persen pendapatan Bali bersumber dari pariwisata. Tidak ada pilihan lain, untuk menuju zona hijau Bali mesti mengenjot pelaksanaan program vaksinasi.

Bayu Joni yang juga Ketua Satgas Gotong-royong Covid-19 Desa Adat Kerobokan  berharap 70 persen warga Desa Adat Kerobokan tervaksin sehingga terciptanya  herd immunity. Ia bersama stakeholder terkait, seperti Desa Adat, Pemerintah, Satgas, Puskesmas, TNI/Polri, dan instansi terkait tentu saling bahu-membahu melakukan vaksinasi khususnya di Desa Adat Kerobokan.

Ia meyakini dengan menggenjot program vaksinasi bisa secepatnya menjadikan Kerobokan menjadi zona hijau. Sebab,  vaksin sudah diberikan sampai tahap kedua tentu nanti kepercayaan publik terbangun.

Pemerintah melalui arahan Presiden RI agar Bali bisa kembali dibuka untuk pariwisata. Namun sebelum dibuka, wilayah penyangga pariwisata Bali harus zona hijau atau hijau dari kasus Covid-19. “Kita di Desa Adat Kerobokan, daerah kami penyangga pariwisata tentu kita harus berpacu menjadikan Desa Kerobokan zona hijau,” tegas AA. Bayu Joni. *kup

BAGIKAN