AA Ayu Ketut Agung, Promosi Budaya dan ”Tangkil” ke Pura Sumba Bhuana Dharma – Tambolaka  

Denpasar (bisnisbali.com)Tak pernah berhenti, Pimpinan LKP Agung, Dr. Dra. Anak Agung Ayu Ketut Agung, M.M., terus melakukan promosi budaya ke berbagai pelosok tanah air. Kali ini promosi budaya dilaksanakan di Tambolaka – Sumba Barat Daya dan yang menjadi sangat spesial bagi Ibu Agung adalah bisa mengunjungi (tangkil) ke Pura Sumba Bhuana Dharma – Tambolaka Kabupaten SBD.

Ditemui di Denpasar, usai perjalanan ke NTT, pimpinan LKP Agung, Dr. Dra. Anak Agung Ayu Ketut Agung, MM., menuturkan, promosi budaya di NTT merupakan kali kedua setelah sebelumnya juga diundang melaksanakan pelatihan tata rias pengantin Bali dan tengkuluk lelunakan pada Juni 2019 di gedung DPD RI, NTT.

“Saya kembali diundang Pimpinan LKP Salon Ronny Dra. Eveline Mauboy- Faah, untuk memberikan pelatihan tata rias tradisional Bali serangkaian pelantikan Ketua Himpunan Penyelenggaraan Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Sumba Barat Daya, Ibu Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., yang juga beliau sebagai wanita pertama menjadi anggota DPR RI  dapil NTT ll,” kata Ibu Agung, Minggu (12/1) di LKP Agung, Jl. Anggrek Denpasar.

Dalam pelantikan di aula RWT Center, Tambolaka – SBD, tersebut Ibu Agung yang selalu didukung oleh Viva Cosmetics memberikan pelatihan tata rias, pusung tagel dan tengkuluk lelunakan. Mengingat pusung tagel sudah diujikan secara nasional bila mengikuti tata kecantikan rambut.

“Tapi yang paling berkesan bagi saya dalam perjalanan kali ini, saya bertemu dengan Ketua WHDI dan Ketua PHDI SBD, Ir. Nyoman Agus S.  MT., yang mengajak kami tangkil ke Pura Sumba Bhuana Dharma – Tambolaka Kabupaten SBD. Saya terharu mendengar cerita semeton Bali di sana dalam upaya membangun pura seluas satu hektar, dengan semangat ngayah dan gotong royong umat di sana dalam kondisi tanah yang penuh tantangan,” ungkap Ibu Agung yang saat berjalan bersama AA Sri Utari Satria Naradha, yang keduanya merupakan pengurus WHDI Provinsi Bali.

Lebih lanjut dikatakan, pura yang diempon 61 KK atau sekitar 181 jiwa tersebut belum sepenuhnya rampung. “Saat ini pengempon pura tengah menggalang dana untuk pembangunan pura. Sebagai umat Hindu yang minoritas di SBD, tentunya mereka membutuhkan bantuan dari kita umat Hindu di Bali. Bagi umat yang terketuk untuk mepunia, bisa menghubungi Ketua PHDI Tambolaka, Ir. Nyoman Agus S, M.T., di nomor telepon: 082213065554,” katanya. *adv

BAGIKAN