A.A. Gede Agung Wedhatama P, Jaga Ekosistem Air  

TIDAK hanya mendatangkan manfaat ekonomi, bambu yang biasanya digunakan sebagai material utama pembuatan perabotan rumah tangga maupun dinding rumah, tanaman bambu juga memiliki potensi besar dalam konservasi lingkungan.

TIDAK hanya mendatangkan manfaat ekonomi, bambu yang biasanya digunakan sebagai material utama pembuatan perabotan rumah tangga maupun dinding rumah, tanaman bambu juga memiliki potensi besar dalam konservasi lingkungan. Salah satunya menjaga ekosistem air yang memiliki manfaat besar bagi petani.

Hal tersebut diungkapkan, oleh salah seorang petani muda,  A.A Gede Agung Wedhatama P saat berbicara terkait salah satu solusi untuk menghadapi kesulitan air yang dihadapi petani. Dia menjelaskan, salah satu keunggulan bambu sebagai tanaman konservasi lingkungan adalah kemampuannya dalam menjaga ekosistem air. “Sistem perakaran tanaman bambu sangat rapat. Akar-akarnya menyebar ke segala arah, baik menyamping atau pun ke dalam. Lahan tanah yang ditumbuhi rumpun bambu biasanya menjadi sangat stabil, tak mudah terkena erosi. Oleh karena itu air juga lebih mudah menyerap ke dalam tanah yang ditumbuhi tanaman tersebut,” jelasnya.

Hal ini tentunya dapat membantu petani dalam menjaga ketersediaan air bersih untuk kebutuhan industri pertanian.  Dikatakannya, krisis air bersih terutama air tawar saat ini sedang melanda Bali. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Yayasan Idep Selaras Alam Bali dikatakannya, beberapa temuan yang terbaru adalah terjadi intrusi air laut melalui bawah tanah karena eksplorasi air tanah secara berlebihan, air tanah yang telah tercemar, tingginya alih fungsi lahan hijau, kurangnya pemanfaatan air permukaaan yang banyak terbuang ke laut, serta Bali kekurangan pasokan air di saat musim hujan.

Demikian pria asal Buleleng ini mengatakan, penanaman bambu sebagai tanaman konservasi tentunya akan dapat membantu petani. Seperti gerakan menanam 1.000 bambu yang dilakukan di kawasan Danau Buyan. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu menjadi salah satu solusi nyata dalam mengatasi masalah isu lingkungan yang terjadi di Bali dengan menjaga hulu atau sumber airnya dalam hal ini danau itu sendiri,” imbuhnya.  *wid

BAGIKAN