342 KK Warga Banjar Cegeng Diisolasi, Kesulitan Bekerja Dibantu Sayuran

Gara-gara sedikitnya 15 orang warga Banjar Dinas Cegeng, Perbekelan Kertabuana, Kecamatan Sidemen, Karangasem positif corona, karena terpapar di kluster Pasar Galiran, Klungkung, 

Hasil pertanian berupa sayuran hasil budi daya staf Dinas Pertanian Karangasem di Rendang.

Amlapura (bisnisbali.com) –Gara-gara sedikitnya 15 orang warga Banjar Dinas Cegeng, Perbekelan Kertabuana, Kecamatan Sidemen, Karangasem positif corona, karena terpapar di kluster Pasar Galiran, Klungkung,  warga banjar setempat menjalani isolasi selama 14 hari sejak beberapa hari lalu.  Warga setempat kesulitan mencari nafkah,  apalagi keluar wilayah untuk berdagang.

Mereka lebih banyak beraktivitas di rumahnya atau pun bertani ke sawah atau kebunnya. Guna mengurangi beban pengeluaran warga setempat, pihak Dinas Pertanian Karangasem  membantu sayur-mayur, baik dari hasil budi daya staf Dinas Pertanian Karangasem di Balai Pertanian Rendang, maupun dibeli dari petani lokal.

Kadis Pertanian Kabupaten Karangasem, Wayan Supandi,  Kamis (2/7)  di sela-sela menyerahkan bantuan berupa  paket sayuran segar di Cegeng, mengatakan, pihaknya setelah sebelumnya sudah menyerahkan bantuan benih dan bibit sayuran serta polybag kepada 1.000 KK warga di empat desa adat di Kota Amlapura, sekolah dan masyarakat di Kecamatan Karangasem. Selain itu juga  menyerahkan bantuan 200 paket sayur segar kepada pengunjung Pasar Amlapura Barat, beberapa hari lalu keluarga besar Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem melalui kegiatan “Distan Karangasem Peduli”,  kembali menyerahkan bantuan sayur segar berupa sawi putih, pokcay dan buncis kepada 342 KK yang ada di Banjar Cegeng. ‘’Sayur pokcay merupakan hasil budidaya staf Dinas Pertanian,  sedangkan buncis dan sawi putih dibeli dari petani di Banjar Pemuteran, Rendang,’’ papar Supandi asal Tampuagan, Kota Amlapura itu.

Menurut Supandi, sumber dana dari kegiatan pemberian  bantuan sayuran segar itu, adalah donasi spontanitas dari keluarga besar Dinas Pertanian yang dipimpinnya. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban warga masyarakat yang ada di Banjar Cegeng yang tengah menjalani isolasi.

Wayan Supandi, menambahkan, bantuan diterima oleh Ketua Satgas Covid- 19 Desa Kertha Buana I Wayan Kenak dan Klian Banjar Dinas Cegeng I Ketut Sulendra, alias Nyelem.

Ketut Sulendra mengakui, karena menjalani isolasi wilayah terbatas itu, warganya agak terbatas bisa beraktivitas, dan tentunya cukup kesulitan mencari nafkah, apalagi keluar wilayah. Warganya, diakui banyak mencari nafkah keluar wilayahnya, baik sebelumnya ada berdagang, menjadi buruh bangunan, serta aktivitas ekonomi lainnya. Kini, selama menjalani isolasi, akan lebih terbatas aktivitasnya, dan yang bertani atau menjadi perajin di rumah masih bisa beraktivitas secara terbatas. *bud

BAGIKAN