28 Hotel di Denpasar Tersertifikasi Prokes

Hingga awal Oktober ini, 28 hotel, satu restoran dan satu destinasi wisata di Kota Denpasar secara resmi telah mengantongi sertifikat protokol tatanan kehidupan era baru bidang pariwisata.

SERTIFIKAT - Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani didampingi Koordinator tim verifikasi tatanan kehidupan era baru pada Bidang Pariwisata di Kota Denpasar, IB. Purwa Sidemen saat menyerahkan sertifikat verifikasi penerapan protokol kehidupan era baru.

Denpasar (bisnisbali.com) –Hingga awal Oktober ini, 28 hotel, satu restoran dan satu destinasi wisata di Kota Denpasar secara resmi telah mengantongi sertifikat protokol tatanan kehidupan era baru bidang pariwisata. Sertifikasi tersebut menjadi bagian penting saat ini untuk mendukung terciptanya pariwisata yang produktif dan aman Covid-19.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, Minggu (11/10) menjelaskan, proses sertifikasi protokol tatanan kehidupan era baru bidang pariwisata sudah berlangsung sejak Juli lalu. Silih berganti hotel, restoran dan destinasi wisata yang melaksanakan pendaftaran dilakukan penilaian. Secara rinci hingga saat ini Pemkot Denpasar telah mengeluarkan sertifikat sebanyak 16 hotel, satu restoran dan satu destinasi wisata, sedangkan Pemprov Bali telah mengeluarkan sertifikat untuk 12 hotel dengan klasifikasi bintang 3, 4 dan 5.

“Di masa pandemi ini, sertifikat ini dapat menjadi acuan bagi wisatawan untuk memilih lokasi menginap atau lokasi tempat wisata. Hal ini juga bisa menjadi keunggulan atau daya tarik tersendiri,” kata Dezire.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar pada intinya memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan mulai dibukanya pariwisata domestik. Sehingga, guna mendukung penerapan pariwisata yang aman Covid-19 untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan wisatawan, diperlukan sertifikasi atas ketaatan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

Adapun ruang lingkup yang disasar yakni hotel bintang 2, hotel bintang 1, hotel melati, home stay, vila, restoran, rumah makan, daya tarik wisata, dan atraksi wisata termasuk tour dan travel pariwisata. Untuk hotel bintang 3, 4 dan 5 pelaksanaan sertifikasi dan verifikasi dilaksanakan oleh Pemprov Bali.

Untuk mendapatkan formulir permohonan, pengusaha sektor pariwisata dapat mengunduh file di https://pariwisata.denpasarkota.go.id/ dengan berkas yang terdri atas surat permohonan, asesment mandiri, berita acara, dan fakta integritas. Selanjutnya, dalam pelaksanaan asessmen, pengusaha pariwisata diwajibkan memenuhi lampiran bukti pemenuhan baik SOP maupun dokumentasi sesuai kriteria pemenuhan, serta lampiran bukti berupa video simulasi.

Jika sudah lengkap pada dua tahap awal, maka seluruh berkas dikirimkan ke asosiasi induk, yakni BPC PHRI Kota Denpasar di alamat email : bpc.phri.dps@gmail.com. Selanjutnya akan dilaksanakan verifikasi baik secara langsung maupun virtual. Dan jika semua persyaratan sudah dipenuhi, maka akan diterbitkan sertifikat verifikasi protokol tatanan kehidupan era baru di bidang pariwisata.

“Tentunya geliat pariwisata di Bali, khususnya Kota Denpasar dapat kembali tumbuh, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan dan penerapan keamanan pariwisata bebas Covid-19. Sehingga pariwisata tetap bisa tumbuh di masa adaptasi kebiasaan baru atau tatanan kehidupan normal baru ini,” harap Dezire.  *wid

BAGIKAN