Dekorasi Klasik Berbahan Alami Dominasi Dekorasi Pernikahan

Dekorasi untuk upacara pernikahan menjadi salah satu unsur penting yang perlu mendapat perhatian serius saat hari pernikahan

Gianyar  (bisnisbali.com) – Dekorasi untuk upacara pernikahan menjadi salah satu unsur penting yang perlu mendapat perhatian serius saat hari pernikahan. Karena dekorasi yang megah dan indah akan memberikan kesan tersendiri bagi tamu yang datang. Hal tersebut membuat bisnis dekorasi makin berkembang.

Merujuk Pergub Nomor 97 tahun 2018, tentang pengurangan timbulan sampah plastik dan styrofoam membuat dekorasi pernikahan kembali bergeser ke dekorasi klasik berbahan alami. “Kalau dulu dekorasi yang megah terbuat dari styrofoam sangat diminati. Tapi sekarang karena ada larangan, semua kembali ke bahan tradisional,” ujar I Kadek Dwi Mahendra Putra, pemilik Kencana Mas Dekorasi.
Dekorasi megah perpaduan antara modern dan tradisional saat ini lebih digemari. “Kesan klasik dengan memanfaatkan bahan-bahan alam dan tradisional kembali  diminati masyarakat.  Dekorasi Klasik seperti ini memancarkan taksu yang berbeda dibandingkan dekorasi yang menggunakan styrofoam,” tukas Mahendra Putra.
Untuk membuat dekorasi klasik seperti ini diakui memang tidak bisa disiapkan jauh-jauh hari, namun harus dilakukan sehari sebelum upacara. Dengan bahan alami seperti ambu, dedaunan dan bunga segar, dekorasi seperti ini terlihat lebih hidup. “Biasanya bunga gemitir yang menjadi pemanis dekorasi dari daun yang didominasi warna hijau. Perpaduan warna hijau dan kuning memang sangat mencolok dan terlihat indah,” tukasnya.
Namun Mahendra mengakui cukup kewalahan untuk memenuhi permintaan dekorasi klasik berbahan alami, karena terbentur waktu pengerjaan. Apalagi saat dewasa baik pernikahan seperti saat ini. Berbeda dengan dekorasi berbahan styrofoam yang bisa disiapkan jauh-jauh hari dan tinggal dipasang mendekati hari-H. “Dampaknya ya tidak banyak orderan yang bisa saya kerjakan dan banyak pesanan yang terpaksa saya tolak karena keterbatasan tenaga,” ungkapnya.
Terkait tarif dekorasi seperti ini, Mahendra mengaku tidak mematok harga. Ia menyesuaikan dengan budget pelanggan. “Bagi saya kepuasan pelanggan yang terpenting. Kalau pelanggan puas, mereka akan merekomendasikan kepada teman-temannya untuk menggunakan jasa kami,” katanya. Karena di tengah persaingan seperti saat ini, rekomendasi sangat penting dan memberikan andil besar bagi pengembangan usahanya.*pur