Sasar Pengelola Koperasi Nipo Bali PKM STIKI Indonesia Beri Pelatihan Digital Marketing

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) STIKI Indonesia memberi pelatihan digital marketing kepada kepala koperasi Nipo Bali.

PELATIHAN - Foto bersama saat pembukaan pelatihan digital marketing yang diberikan PKM STIKI Indonesia kepada koperasi Nipo Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) –Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) STIKI Indonesia memberi pelatihan digital marketing kepada kepala koperasi Nipo Bali. Kegiatan yang berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sesetan Denpasar, Sabtu (5/10) ini, sebagai upaya STIKI Indonesia untuk turut mendukung kemajuan koperasi di era digital saat ini.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, S.E., M.M., serta peserta pelatihan yang merupakan perwakilan pengelola koperasi Nipo Bali. Dengan narasumber langsung dari STIKI Indonesia, materi yang diberikan berupa Photoshop hingga pemanfaatan media sosial yang nantinya diharapkan bisa membantu mempromosikan produk koperasi.

Ketua Tim PKM STIKI Indonesia, Gede Dana Pramitha, S.E., M.M, didampingi tim Komang Kurniawan S.Kom., M.Sc., dan Putu Stria Udaya, M.Sn., saat ditemui pada sela-sela acara mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu misi pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi STIKI Indonesia kepada gerakan koperasi terutama binaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. “Materi digital marketing menjadi pilihan topik dikarenakan basic kampus kami yang bergerak di bidang IT. Sudah menjadi kewajiban kami jika ilmu dan penerapannya kami sosialisasikan, terutama kepada koperasi khususnya yang notabene masih kecil,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengetahuan terkait digital marketing bagi koperasi sangatlah penting. Mengingat begitu ketatnya persaingan yang dirasakan saat ini, baik dengan lembaga keuangan lain ataupun perbankan. “Jika koperasi bisa bersaing dengan maksimal khususnya dalam hal pemanfaatan dunia digital, akan mampu membuat koperasi tetap eksis ke depannya,” ungkap Gede Dana.

Tidak hanya pelatihan pemanfaatan digital marketing, Gede Dana mengatakan, kegiatan ini akan terus berlanjut hingga 2 bulan ke depan. Pihaknya akan melakukan pendamping kepada koperasi menjadi target dalam kegiatan ini. “Setelah pelatihan ini yang memberikan gambaran terkait pemanfaatan digital marketing, pengelola koperasi yang menjadi peserta dalam pelatihan ini akan kami ajak ke kampus kami, untuk melihat praktik secara langsung di lab komputer kami. Setelah itu kami juga akan melalakukan kunjungan ke koperasi-koperasi secara acak untuk memberikan pendampingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, S.E., M.M., mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan kerja sama yang dilakukan STIKI Indonesia terkait digital marketing ini. Dari 4.968 koperasi yang ada, sebagian telah memanfaatkan online dan masih banyak koperasi kecil yang masih manual. “Ini penting, meski koperasinya kecil, tapi ke depan akan bertambah banyak. Mau tidak mau harus menggunakan digital marketing,” ujarnya.

Koperasi sudah harus berubah untuk mengikuti selera pasar agar tidak menjadi tertinggal. Dinas Koperasi dan UKM sendiri saat ini sudah berupaya untuk terus mensosialisasikan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan koperasi termasuk UKM. *adv