Raih 3 Trofi Nasional Lingkungan Tahun 2019 LHK Badung ”Hattrick” Penghargaan Nasional  

anji Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung untuk mempersembahkan tiga trofi penghargaan nasional di bidang lingkungan hidup

PROKLIM-trofi utama Proklim (Program Kampung Iklim) diterima Desa Sangeh yang diberikan oleh Menteri LHK di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (2/10).

Mangupura (bisnisbali.com) –Janji Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung untuk mempersembahkan tiga trofi penghargaan nasional di bidang lingkungan hidup sebelum HUT Mangupura, terbukti. Trofi yang berhasil dipersembahkan adalah penghargaan Sinopik (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Top 99 dan Top 45 dengan inovasi Batik (Badung Anti Kantong Plastik) penghargaan akan diserahkan oleh Wakil Presiden RI kepada Bupati Badung pada 15 Oktober mendatang di Istana Wakil Presiden Jakarta. Inovasi Batik juga ikut dalam inovasi dunia yang dilaksanakan oleh PBB, yaitu United Nations Public Service Awards (UNPSA).

Penghargaan kedua yang berhasil diraih Badung adalah trofi Kalpataru di bidang penyelamat lingkungan, khususnya hutan mangrove. Penghargaan ini diraih oleh Kelompok Nelayan Prapat Agung Mengening Patasari atas pelestarian hutan mangrove yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI di JCC pada Juli 2019. Penghargaan ketiga adalah trofi utama Proklim diterima oleh Desa Sangeh dalam Festival Iklim 2019  di Gedung Manggala Wanabakti dengan tema Emisi Menurun Indonesia Maju Berketahanan Iklim dengan indikator, pengelolaan sampah, pelaksanaan 3 M, resapan air, perlundungan mata air, dan pemanfaatan lahan pekarangan.

Kadis LHK Badung, Putu Eka Merthawan mengatakan, Desa Sangeh memenuhi syarat kelima indikator tersebut dan menjadi satu-satunya desa di Bali yang meraih trofi Proklim tahun 2019 . Penyerahan trofi tersebut dilakukan oleh Menteri LHK, Sitinurbaya.

“Saya amat bersyukur trofi Proklim dapat diraih melengkapi tiga trofi nasional sebagai kado terindah HUT ke-10 Mangupura pada November 2019. Semoga Badung selalu menjadi roll model nasional dalam tata kelola lingkungan,” pungkasnya. *adv