Bank BPD Diharapkan Bantu Kalangan UMKM

Bank BPD Bali Cabang Karangasem diharapkan membantu masyarakat dan kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mendapatkan modal.

Amlapura (Bisnis Bali) Bank BPD Bali Cabang Karangasem diharapkan membantu masyarakat dan kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mendapatkan modal.

Persyaratan mendapatkan modal agar dipermudah serta bentuk keringanan lainnya.Selaku BUMD milik Pemda di Bali, pihak BPD diharapkan memiliki program pendampingan bagi pengusaha terutama kalangan UMKM baru atau semacam bapak angkat.

Hal itu disampaikan I Gede Dana, S.Pd., M.Si., Rabu (2/10) di Karangasem. Gede Dana yang juga Ketua DPRD Karangasem itu mengatakan, saat pihaknya bertemu dengan pimpinan Cabang Bank BPD di Karangasem, pihaknya juga sudah pernah menyampaikan hal serupa. Di mana, agar pihak BPD khususnya untuk wilayah Karangasem memperhatikan dan membantu UMKM. Persyaratan mendapatkan modal yang mudah dan bunga yang murah, tanpa melanggar ketentuan dan prinsip kehati-hatian pihak perbankan. “CSR atau program perusahaan peduli sosial  agar tepat sasaran dan lebih banyak ditujukan kepada orang yang memang memerlukan yakni kalangan masyarakat kurang mampu, misalnya dalam bentuk pembangunan fasilitas umum atau infrastruktur yang bisa dinikmati lebih banyak masyarakat,” kata pria asal Desa Datah itu.

Bahkan, kalau bisa, lanjut Gede Dana, pihak Bank BPD di Karangasem fokus membina atau memberikan pendampingan kepada beberapa desa yang belum berkembang. Program itu, apakah semacam anak asuh ataukah bapak angkat. Tujuannya, agar masyarakat di desa belum berkembang tetapi potensial berkembang itu bisa terangkat. Perekonomiannya  tumbuh, terbangun kreativitas, inovasi dalam pembangunan perekonomian di desa atau banjar itu. “Sebagai bank milik Pemda di Bali, dan didukung dengan penyertaan modal hampir tiap tahun APBD, pelayanan BPD sudah dirasakan masyarakat. Tambungan simpanan pelajar (Simpel) sangat disenangi kalangan pelajar dan didukung orang tuanya, karena dampaknya positif, anak-anak sejak dini diajar berhemat dan belajar menabung,” kata Gede Dana.

Menurut Gede Dana, pihak BPD di Karangasem pasti mengetahui, sektor ekonomi mana yang potensial berkembang dan layak dibantu dengan lebih banyak modal yang persyaratannya mudah dan perlu sentuhan dengan bunga lebih murah. Sebab, di desa-desa di Karangasem banyak potensi UMKM, baik di sektor peternak sapi atau pun babi, ternak unggas, sektor kerajinan anyaman bambu, batok kelapa, ate, serta nyaman daun pandan seperti yang banyak digeluti masyarakat atau ibu rumah tangga di Desa Tumbu, berbagai desain  anyaman daun lontar di Kecamatan Kubu, serta banyaknya perajin sanggah  atau bangunan lainnya baik dari batu tabas atau batu hitam, atau pun berbahan kayu dan cetakan pasir atau tanah.

Gede Dana juga menyampaikan terimakasih kepada pihak BPD atau pun lembaga lainnya yang sudah membantu baik dalam bentuk pinjaman modal atau pun bimbingan teknis dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia pengelola koperasi, serta  LPD  yang ada di wilayah Kabupaten Karangasem. Pihaknya mengajak lebih banyak kalangan berperan dalam membantu masyarakat Karangasem, dengan harapan ke depan perekonomian Karangasem tumbuh lebih baik lagi. Tujuan akhirnya, masyarakat Karangasem hidup nyaman dan sejahtera, dan mampu membiayai anak-anak atau generasinya mengenyam pendidikan lebih tinggi, dan mendapatkan lapangan pekerjaan untuk meningkatkan taraf hidupnya. *adv