Denpasar (Bisnis Bali) – Bunga bank diestimasikan mulai mengalami penurunan akhir tahun ini, pascapenurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7 days repo rate per September 2019 mencapai 5,25 persen.

“Hingga akhir tahun ini bank tentu akan menyesuaikan suku bunga kredit. Berapa persen penurunan menyesuaikan kebijakan BI serta melihat kondisi pasar dan likuiditas bank,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara di Sanur, Senin (30/9) kemarin.

Menurutnya, bank mengarah untuk menurunkan suku bunga kredit. Hanya tidak bisa segera atau besoknya setelah DGBI menurunkan bunga acuan BI 7DRR. Umumnya penurunan bunga terasa dua atau tiga bulan ke depannya. Dari sisi perbankan, kata Pandji, penurunan bunga acuan tidak bisa segera menurunkankan bunga kredit keesokannya karena sumber pendanaan bank tidak dari kredit saja.

“Paling besar dari dana masayarakat. Dana masyarakat pun tidak langsung turun ketika BI 7 DRR turun, bank juga perlu waktu,” ujarnya.

Ia tidak memungkiri bunga deposito umumnya yang lebih dahulu turun sebelum bunga kredit. Bunga deposito pun tidak bisa otomatis langsung turun ketika pengumuman bunga acuan BI. Bunga deposito turun bertahap karena deposito yang masuk duluan masih berjalan, ada yang tiga bulan, enam bulan dan lainnya.

“Kecuali yang baru deposito berlaku bunga yang terbaru,” ucapnya.

Ia pun menilai bank masih hati-hati penurunan bunga kredit karena menjelang akhir tahun. Menjelang akhir tahun umumnya likuiditas akan kian ketat sehingga awal tahun mendatang baru tampak ada penurunan bunga kredit bank. Contoh bunga morgate pix 3 tahun 7 persen sehingga ke depannya bisa bisa turun lagi.

Sebelumnya Pemimpin BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT, I Made Sukajaya menyampaikan, dampak penurunan bunga acuan ini belum berpengaruh terhadap perbankan karena butuh waktu setidaknya 3 bulan untuk penyesuaian. Selain itu penurunan suku bunga acuan juga akan diikuti dengan berkurangnya special rate pada deposito yang akan berpengaruh kepada membaiknya biaya dana.

“Perbankan perlu waktu sekitar 3-4 bulan untuk menyesuaikan suku bunga setelah ada perubahan suku bunga acuan. Suku bunga acuan dari BI, termasuk kondisi likuiditas perbankan dan risiko kredit menjadi pertimbangan bank dalam penyesuaian suku bunga kreditnya,” katanya.

Sementara dari sisi dana pihak ketiga, diakui, posisi deposito dan tabungan di BNI tidak mengalami perubahan searah dengan kondisi perekonomian yang berkembang saat ini. *dik