Ikuti ”Darma Yatra”, Bank BPD Bali Singaraja dan Seririt Berikan ”Support” Perkuat Persatuan dan Kebersamaan dengan LPD di Buleleng  

Kegiatan darma yatra Bank BPD Bali Cabang Singaraja-Seririt dan BKS LPD Kabupaten Buleleng.   

Singaraja (bisnisbali.com) –Sebagai lembaga keuangan di daerah, Bank Pembangunan Daerah Bali merangkul seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan misi dari Bank BPD Bali yakni bersama-sama membangun Bali.

Selain memberikan pelayanan maksimal terhadap seluruh lapisan masyarakat, Bank BPD Bali juga turut serta men-support kegiatan-kegiatan yang dilakukan sejumlah lembaga yang sudah menjalin kerja sama sebelumnya. Seperti salah satunya, men-support kegiatan darma yatra yang diselenggarakan Badan Kerjasama (BKS) LPD Kabupaten Buleleng Jumat (27/9) – Minggu (29/9) di Jawa Timur.

Selain untuk mempererat kerja sama yang sudah terjalin sebelumnya antara Bank BPD Bali khususnya Cabang Singaraja dan Seririt dengan LPD se-Kabupaten Buleleng. Hal ini menjadi salah satu bentuk dukungan Bank BPD Bali terhadap keberadaan LPD di Buleleng yang selama ini memiliki peran penting dalam kemajuan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa. “Selamat kepada 169 LPD di Buleleng yang selama ini sudah bekerja sama dengan baik sekali. Bersama kita bisa demi kekeluargaan kita bersama,” katanya.

Kepala Bank BPD Bali Cabang Singaraja, Made Sudarma, Minggu (29/9) menjelaskan, support Bank BPD Bali terhadap LPD di Buleleng diibaratkan orang tua dan anak yang tidak akan pernah terpisahkan, di mana ada LPD di sana ada Bank BPD Bali, dan ini bukan kali pertama dilakukan, namun setiap tahun Bank BPD Bali menganggarkan khusus untuk sejumlah kegiatan-kegiatan LPD di Buleleng. “Tidak hanya darma yatra, kita juga support beberapa kegiatan lainnya seperti gathering, pembinaan, pendidikan LPD. Selamanya kita selalu bersama,” katanya.

Ia menjelaskan, sinergi menguatkan persatuan dan kebersamaan dalam bentuk lainnya adalah peningkatan pelayanan terhadap nasabah, khususnya bagi para pengelola LPD yang tidak bisa melakukan transaksi ke kantor Bank BPD Bali, maka petugas Bank BPD Bali akan melakukan sistem jemput bola ke LPD yang bersangkutan. “Misalnya kekurangan atau kelebihan likuiditas, kita lakukan antar jemput dan kita pastikan LPD mendapat pelayanan khusus di costumer kita,” ungkapnya.

Sebagai bentuk konsistensi berkelanjutan, Bank BPD Bali Cabang Singaraja dan Seririt juga sudah menganggarkan dana kembali untuk kegiatan yang sama di tahun yang akan datang. Sementara anggaran kegiatan kali ini, pihaknya menegaskan anggaran darma yatra ini sudah ada di rencana kerja bisnis Bank BPD Bali 2019.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bank BPD Bali Cabang Seririt, Sanjaya Caesar, S.H., M.H., yang menegaskan, kerja sama yang erat antara Bank BPD Bali dan LPD ini akan makin dipererat dengan menguatkan pemanfaatan teknologi di masing-masing LPD melalui program yang berbasis TI. Sejauh ini program tersebut masih dalam tahap uji coba di beberapa LPD. “Kita berharap di akhir tahun ini bisa terealisasi oleh teman – teman di kantor pusat dan program ini nantinya untuk LPD yang ada di seluruh Bali, untuk diketahui bahwa Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan core customer Bank BPD Bali,” katanya.

Kegiatan darma yatra ini diikuti 287 peserta dari LPD se-Kabupaten Buleleng dan Bank BPD Bali Singaraja dan Seririt. Perjalanan menempuh waktu selama tiga hari dua malam ini di-handle tour guide berpengalaman dari Mahartha Tour Singaraja yang dipimpin Luh Kade Sariasih, S.E., M.P., selaku owner beranggotakan Gusti Raka, Kadek Putra, Santi, Arya, Yudiasa, Amik dan Ngurah. Rombongan darma yatra ini menggunakan fasilitas Bus Purnayasa Trans dengan kapasitas 35 – 40 orang peserta, yang terbagi menjadi 7 bus, di mana perjalanan hari pertama menuju Pura Luhur Medang Kamulan Gresik, dilanjutkan menuju Pura Giri Arjuno Batu Malang dan berakhir di Pura Agung Blambangan, Banyuwangi. * adv