Pariwisata Bali mesti Perluas Pasar Wisman

WISATAWAN -wisawan India dan Australia yang berlibur ke Bali.

Denpasar (bisnisbali.com)-Dalam menggaet wisatawan mancanegara (wisman), Bali tidak boleh hanya tergantung pada satu pasar. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Dr I Putu Anom ,M.Par Minggu (15/9) pariwisata Bali wajib memiliki pasar yang beragam dengan menawarkan daya tarik pariwisata budaya.

Pariwisata Bali sudah dikenal dunia internasional. Untuk mencapai target kunjungan wisman ke Bali dan ke Indonesia pariwisata Bali harus terus mengembangkan pasar. Ia menjelaskan perlu dipetakan pasar wisman yang propek untuk berlibur di Bali. Ini akan menghindarkan ketergantungan Bali hanya pada pasar tertentu.

Menurut pandangnya, sudah banyak pasar mancanegara yang menjadi Bali sebagai tujuan wisata favorit. “Ini akan memudahkan Bali untuk menggaet wisman untuk berlibur ke Bali,” ucapnya.

Ia mencontohkan wisman asal Australia memang sudah menjadikan Bali sebagai  rumah keduanya. Tidak sedikit wisman asal Australia ini sudah beberapa kali berlibur  ke Bali.

Wisman yang sudah beberapa kali berlibur ke Bali memerlukan adanya daya tarik wisata yang menyebar di Bali Utara,Timur, dan Barat. Ketiga kawasan Bali ini wajib memiliki pesona alam dan tradisi yang agak berbeda dengan Bali Selatan.

Diakuinya, pasar India juga memiliki faktor kedekatan dengan Bali. Wisman asal India diperkirakan akan terus meningkat berkunjung ke Bali.

Antara India dan Bali memiliki adanya kesamaan keyakinan dan kemiripan budaya. Ini akan menjadikan wisatawan India sangat tertarik untuk berlibur ke Bali.

Putu Anom menambahkan untuk menggaet wisatawan India perlu ditambahkan aseksabilitas (transportasi) dari berbagai kota di India menuju Bali. Kita harus cermati penduduk India berjumlah miliaran orang. Dengan jumlah penduduk yang banyak, wisatawan asal India tentu sangat berpeluang  berkunjung ke Bali. *kup