Pasar Tiongkok Dongkrak Kunjungan Wisman ke Bali

TIONGKOK-Wisatawan Tiongkok yang berlibur ke Bali.

Denpasar (bisnisbali.com)-Selama ini pariwisata Bali banyak dikunjungi wisatawan Tiongkok. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Dr I Putu Anom ,M.Par Kamis (12/9) mengatakan pasar Tiongkok mampu dongkrak kunjungan wisman ke Bali.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) diharapkan terus meningkat ke Indonesia khususnya Bali. Kedatangan wisman ini minimal sesuai dengan target yang ditetapkan Disparda Bali. “Ini bahkan kalau bisa diusahakan bisa mencapai 40 persen dari target yang ditetapkan Menpar RI  Tahun 2019,” ucapnya.

Jika kunjungan wisman ke Indonesia 2019 mampu mencapai  17 juta wisman, Kunjungan wisman ke Bali minimal sebanyak 6,8 juta. ” Ini untuk mencapai target kontribusi 40 persen kunjungan wisman ke Indonesia menginap di Bali,” tegasnya.

Jika dicermati 5 besar wisman yang berkunjung ke Bali pada semester pertama Tahun 2019 antara lain banyak diisi pasar Tiongkok. Ada beberapa hal yang bisa dicapai dan tentu bisa menawarkan daya tarik yang otentik bagi wisatawan.
Putu Anom mencontohkan  wisatawan asal Tiongkok yang dominan menempati urutan pertama. Ini tentu harus diusahakan lama tinggal wisman asal Tiongkok ini bisa lebih lama di Bali.

Dengan tinggal lebih lama, tentu bisa meningkatkan pengeluaran wisatawan asal Tiongkok itu di Bali. Wisman asal Tiongkok yang berkunjung ke Bali perlu disuguhkan daya tarik yang terkait dengan kolaborasi Budaya Bali dengan budaya China. Ini seperti tampilan seni dan budaya yang pernah disuguhkan pada event Festival Balingkang di depan Pura Batur Kintamani.

Budaya Balingkang tersebut mencerminkan adanya akulturasi kebudayaan Cina dengan  Bali. Sejak jaman kerajaan Bali Kuno Sri Aji Jayapangus dengan salah permaisurinya Kang Ching Wie dari Cina sekitar abad ke -12.

Putu Anom menambahkan untuk menggaet wisatawan Tiongkok ke Bali dapat ditampilkan daya peninggalan arkeologi baik heritage monument spt Pura Dalem Balingkang. Ini maupun adanya tempat ibadah seperti Kelenteng di beberapa Pura Kuno di Bali. *kup