Waspadai Pinjaman ”Online” Berkedok Koperasi

Denpasar (bisnisbali.com) –Belakangan ini banyak tawaran pinjaman secara online yang berkedok koperasi. Menyikapi hal tersebut, Plt. Ketua Dekopinwil Bali, I Ketut Tiwi Effendhi menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mudah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu.

Ia mengatakan, koperasi tidak boleh melayani masyarakat luar yang bukan anggotanya. Untuk itu masyarakat harus memastikan terlebih dahulu apakah koperasi tersebut sudah memiliki badan hukum atau tidak. “Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari praktik rentenir yang berkedok koperasi. Hal itu nantinya akan mencoreng citra koperasi,” katanya, Senin (9/9).

Tiwi Effendhi menambahkan, pihaknya akan memperjuangkan agar koperasi yang tidak menerapkan kinerja sebagai koperasi yaitu melayani anggotanya agar mendapatkan sanksi. “Sekarang banyak pemodal besar yang menyalurkan uangnya melalui jaringan internet, pinjaman online dengan kedok koperasi.  Kami akan berusaha agar koperasi seperti ini tidak diakui,” katanya.

Banyak praktik hanya dengan tiga orang mendirikan koperasi, karena modalnya besar menawarkan pinjaman melalui online. Sementara dari segi keanggotaan tidak jelas. Padahal, koperasi hanya boleh melayani anggota, dari, oleh dan untuk anggota.

“Ada juga yang menawarkan kredit melalui SMS, praktik seperti ini harus diwaspadai oleh masyarakat. Itu biasanya orang dengan modal besar, mendirikan koperasi kemudian menawarkan uangnya ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia menegaskan, masyarakat yang harus berhati-hati dan waspada, harus dicek terlebih dahulu apakah koperasi tersebut legal atau tidak. *pur