Program Gerakan Peluk Anak dengan Kasih Sayang

Bangli (bisnisbali.com) – Dalam upaya meningkatkan peran PKK baik di tingkat provinsi sampai se-kabupaten/kota di Bali, Ketua PKK Provinsi Bali menggelar acara Sosialisasi Kegiatan Pokja I, II, II dan IV Tim Penggerak PKK Provinsi Bali.

Acara  dipusatkan di Gedung diklat UPTD Rumah Sakit Jiwa Pusat Provinsi Bali di Kabupaten Bangli. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, Bupati Bangli, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ketua Darma Wanita Kabupaten Bangli, Ketua Gatriwara Kabupaten Bangli dengan narasumber dari BPOM, Ketahanan Pangan Provinsi Bali dan BNN.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Nyonya Sariasih Sedana Arta melaporkan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader PKK sesuai dengan bidangnya masing-masing. Dengan harapan setelah mengikuti sosialisasi ini para peserta dapat memberikan informasi sesuai dengan bidangnya kepada sasaran yakni masyarakat di lingkungan masing- masing.

Sementara itu Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Swastini Koster dalam sambutannya menyampaikan PKK sejatinya adalah motor dalam pembangunan, salah satu program unggulan PKK adalah “Hatinya PKK” sehingga dalam penyusunan kepengurusan PKK minimal enam puluh persen adalah pengurus lama untuk lebih cepat dalam penyesuaian baik dalam pemahaman dan pelaksanaan 10 program pokok PKK.

Program Hatinya PKK dan rumah sehat adalah hal yang sangat penting begitu juga dengan pola asuh anak di mana anak adalah generasi bangsa ke depan yang mana pada usia kemasannya harus betul – betul mendapatkan pola asuh yang baik dari seorang ibu. Begitu juga dengan lansia harus mendapat perhatian yang baik, lansia harus sehat karena penglingsir-lah yang akan mendoakan kita untuk selalu diberikan kesuksesan, keselamatan dan kekuatan untuk melanjutkan masa depannya nanti.

“Selain itu kita sebagai orang Bali yang percaya akan tanggung jawab hutang kepada penglingsir karena beliaulah kita ada dan beliau ada sebelum kita ada,” terang nyonya Putri Koster.

Selain itu Nyonya Putri Koster juga mengajak PKK senantiasa mengambil peran dalam mendukung dari peran suami. Kaum wanita Bali jangan malu menjadi ibu rumah tangga karena pada hakikatnya selain mampu berkarier wanita Bali harus mampu menjadi ibu rumah tangga. Mereka juga mampu memberikan pendidikan yang baik untuk buah hatinya yang akan menjadi generasi di masa depan.

Dengan cara yang sederhana dan sangat tidak bisa dibayar dengan apapun yaitu dengan “kasih sayang” maka dengan begitu saya mengajak kepada seluruh kader PKK selalu gerakkan peluk anak dengan kasih sayang untuk lepaskan dahaga dan kerinduan mereka di tengah kesibukan kita dalam karier masing-masing. Karena sejatinya dengan memeluk anak dalam kasih sayanglah mereka akan merasakan kasih sayang yang sebenarnya, kata Nyonya Putri Koster.

“Untuk ke depan segala program kegiatan yang diselenggarakan TP PKK provinsi akan dibiayai oleh provinsi sehingga kabupaten kota tinggal menjalankan saja tanpa harus memikirkan anggaran yang ada. Bukan berarti kabupaten kota tidak menggangarkan, harus menganggarkan untuk program kegiatan di masing-masing kabupaten kota khususnya untuk program unggulan yaitu Hatinya PKK,” terang Putri Koster.

Seusai membuka sosialisasi yang ditandai pemukulan gong rombongan bergerak mengunjungi perajin endek Giri Putri yang ada di Kelurahan Cempaga, lanjut menuju perajin dupa Bali yaitu Du-Bali yang berada di daerah Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli.

Pada kesempatan itu Nyonya Putri Koster mengucapkan terima kasih karena telah membuat produk yang menggunakan bahan alami tanpa obat kimia yang sangat berbaya untuk kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan bahwa makna dupa sejatinya adalah api sebagai sarana untuk sembahyang tidak  harus harum dengan bahan kimia.

“Mari kita budayakan menggunakan dupa tanpa pengharum obat kimia, sehingga kita bisa bersembahyang dengan hikmat dan sehat,” pesannya. * ita