Bali Marathon Ikut Dongkrak Pariwisata Bali  

PERSIAPAN - Sejumlah peserta melakukan persiapan sebelum mengikuti ajang Bali Marathon 2019.

Mangupura (bisnisbali.com) – Lari menjadi olah raga pilihan bagi sebagian besar orang, karena olah raga ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Bahkan ada pula yang menjadikan olah raga murah meriah ini sebagai bagian dari gaya hidup dengan membentuk komunitas lari.

Tingginya animo orang-orang terhadap olah raga lari, di antaranya terlihat dari ajang Maybank Bali Marathon (MBM) 2019 yang berlangsung pada Minggu (8/9). Event kedelapan ini diikuti sebanyak 11.600 lebih peserta dari 50 negara, termasuk para penggemar lari di Tanah Air yang terus tumbuh pesat.

“Tiap tahun jumlah peserta terus meningkat, ini menandakan sangat banyak yang menyukai olah raga lari. Terlebih diadakan di Bali yang memiliki daya tarik luar biasa, dengan panorama alam dan budaya yang indah. Ini sekaligus akan mendongkrak pariwisata Bali yang sudah mendunia,” ujar Presdir Maybank Indonesia, Taswin Zakaria di Nusa Dua.

MBM terbagi menjadi beberapa kategori yaitu marathon (42,195 km), half marathon (21,0975 km) dan 10K. Ada pula kategori lari anak (children sprint) dan wheelchair 5K bagi penyandang disabilitas.

 “Rute peserta melintasi wilayah Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung. Mereka akan mendapat suguhan pengalaman yang unik dan menyenangkan. Kali ini diperebutkan hadiah dengan total Rp2,3 miliar untuk 88 pemenang,” imbuhnya.

MBM 2019 telah ditetapkan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) sebagai ajang kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Selain itu sejak awal ajang bergengsi ini telah menjadi lomba marathon pertama di Indonesia yang konsisten memenuhi kualifikasi dalam official race directory Boston Marathon.

“Ada sebanyak 31 pelari terbaik dari 11 provinsi mengikuti kualifikasi di sini. Tak ketinggalan sejumlah atlet elit dunia yang pernah menjuarai beberapa event internasional sangat antusias mengikuti MBM, seperti Musteti Cosmas Matolo serta beberapa pelari marathon nasional diantaranya Hamdan Syafril Sayuti dan Odekta Elvina Naibaho,” sebut Taswin.

MBM juga memberikan apresiasi berupa bonus sebesar ratusan juta rupiah kepada satu pelari yang mampu memecahkan rekor waktu, di mana rekor marathon di MBM saat ini adalah 02:16:54. *dar