Sabun Beras Hitam, Diminati Wisatawan

Denpasar (bisnisbali.com) -Sabun beras hitam yang merupakan salah satu produk industri rumah tangga di desa Apuan Kelod, Susut, Bangli yang sangat diminati wisatawan. Sabun yang dibuat dari bahan dasar minyak kelapa dan beras hitam ini dapat menghilangkan flek – flek  di kulit.

I Made Sabar Budiasa, Pemilik Sekar Wangi Bali mengatakan sabun ini  menggabungkan minyak kelapa murni dengan beras hitam Bali organik bubuk, yang diberikan wewangian yang lembut. “Beras hitam berfungsi mengelupaskan sel kulit mati, meringankan dan menghilangkan flek hitam di wajah,” tuturnya dalam sebuah pameran di Denpasar.

Pemasara lebih banyak dilakukan di kawasan pariwisata, seperti di Bangli dan Ubud. “Sabun ini tergolong mahal untuk masyarakat lokal, karena bahan bakunya memang kami pilih yang berkualitas. Jadi target market kami memang wisatawan, yang lebih menyukai produk handmade,” ungkapnya.

Sabun 80 gr dibandrol Rp 25 ribu per pcs, sangat jauh berbeda dengan harga sabun di pasaran yang merupakan produk pabrikan yaitu Rp 2-3 ribu per pcs.  Sabun ini sangat dianjurkan untuk kulit sensitif kering. “Belakangan banyak juga masyarakat lokal yang mulai tertarik untuk menggunakan sabun beras hitam ini. Tapi biasanya hanya digunakan untuk sabun wajah, bukan sabun mandi karena harganya yang cukup mahal,” pungkasnya.*pur