I Made Jaya Artana, S.E. Rangkul Kaum Milenial

KOPERASI merupakan soko guru perekonomian Indonesia serta penggerak ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, menurut I Made Jaya Artana, S.E., koperasi didorong untuk mengikuti perkembangan zaman. Hal itu sekaligus agar koperasi bisa mengambil hati kalangan generasi muda (milenial) dengan alasan, karena kalangan milenial sangat senang berbagi serta untuk menghapus stigma atau anggapan koperasi tidak canggih atau jadul.

“Padahal, koperasi kalau dikelola dengan profesional, kreatif dan integritas akan menjadi institusi yang modern dinamis serta mengikuti perkembangan zaman,” kata Ketua KSP Permata Utama ini.

Ia mengatakan, saat ini sudah banyak sekali koperasi menggunakan TI dan website, sehingga anggota sangat dipermudah dalam pelayanan. Saat ini di KSP Permata Utama yang memiliki empat kantor tersebar di titik sentral bisnis di Kabupaten Tabanan ini telah berbenah dalam hal TI dan SDM, sehingga menjadi incaran kalangan milenial.

“Selain itu, kami juga terus upayakan melalui promosi ke tempat keramaian pasar dan  di sekitar sekolah dengan program Mari Berkoperasi,” tuturnya.

Koperasi yang dipimpinnya ini berhasil menyabot sebagai koperasi berprestasi kategori koperasi simpan pinjam dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali  2019. Dengan semangat milenial sampai dengan semester pertama KSP Permata Utama mampu merekrut anggota dan karyawan baru dari kalangan milenial, sehingga diharapkan mampu dan dapat mempromosikan   koperasi.

Ia menambahkan, aset yang dikelola sampai dengan Agustus 2019 mencapai Rp20.885.479.349 dengan tingkat pertumbuhan 37,7 persen.

“Asumsi pertumbuhan ini berdasarkan atas angka realisasi Agustus 2018,” katanya.

Sementara itu, pencapaian tersebut juga dibarengi dengan pertumbuhan pinjaman yang mencapai 50,3 persen, pertumbuhan dana anggota 37,2 persen, dan pertumbuhan modal sendiri hingga 38,1 persen pada periode yang sama. Di sisi lain, terkait NPL masih terjaga di level 0,39 persen. *man