Menristekdikti : Bangun Unicorn dari Kampus

Mangupura (Bisnis Bali) – Beragam karya ilmiah dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa, ke depan didorong bisa menjadi startup dan menghasilkan industri baru. Startup itu pula di masa mendatang bisa dibangun menjadi unicorn-unicorn baru. Hal tersebut disampaikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menrsitekdikti), Mohamad Nasir dihadapan ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mengikuti pembukaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 Tahun 2019 di GWK Cultural Park, Badung.

Lebih lanjut Mohamad Nasir mengungkapkan hingga saat ini di Indonesia terdapat empat unicorn yang asetnya sudah direkapitalisasi mencapai di atas 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp14 triliun. Bahkan dua diantaranya masuk 20 besar unicorn di Asia, yaitu Go-Jek di posisi 7 dan Tokopedia di posisi 11. “Mudah-mudahan dari Pimnas ini akan lahir unicorn-unicorn masa depan Indonesia,” harap Menrsitekdikti Mohamad Nasir.

Untuk itu, menurut Mohamad Nasir, kini yang terpenting adalah membangun infrastruktur dan ekosistem di perguruan tinggi yang bisa menghasilkan inovasi-inovasi baik. Maka kolaborasi antara dosen dan mahasiswa menjadi sangat penting untuk bisa menghasilkan startup yang baik. “Mudah-mudahan apa yang dibangun para pemuda Indonesia ini mampu mengubah ekonomi Indonesia di masa yang akan datang, menjadi ekonomi yang maju dan berkembang lebih baik,” ungkapnya.

Universitas Udayana (Unud) mendapat kesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pimnas ke-32 yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2019. Rektor Unud Prof. A.A. Raka Sudewi mengatakan Pimnas kali ini diikuti sebanyak 1.614 mahasiswa dan 460 dosen pendamping dari 70 perguruan tinggi negeri dan 56 perguruan tinggi swasta seluruh Indonesia yang terbagi ke dalam 460 tim terpilih. “Pimnasm merupakan program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ditjen Belmawa Kemenristekdikti) di bidang penalaran dan kreativitas mahasiswa. Pimnas bertujuan menciptakan iklim ilmiah di kalangan mahasiswa sehingga tercipta mahasiswa Indonesia yang kreatif, Inovatif, unggul, mandiri berlandaskan budaya nasional dalam bingkai kebhinekaan,” ujar Raka Sudewi.

Unud sendiri meloloskan empat tim PKM (Proposal Kreativitas Mahasiswa) menuju Pimnas ke-32, yaitu satu tim PKM Karsa Cipta, dua tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat dan satu tim PKM Penerapan Teknologi. (*dar)