Jelang HUT ke-74 RI, BI dan BMPD Bali Tabur Bunga di TPB Margarana

Tabanan (Bisnis Bali) –
Jelang peringatah HUT ke -47 RI dan serangkaian HUT ke -66 Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) BI Provinsi Bali melakukan penghormatan khusus kepada pahlawan bangsa melalui ziarah dan tabur bunga di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Kabupaten Tabanan, Senin (12/8). Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada ziarah tahun ini KPw Bl Bali juga menggandeng para pimpinan perbankan daerah yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali.

Kepala KPw BI Provinsi Bali yang sekaligus memimpin rombongan ziarah, Trisno Nugroho mengungkapkan, ziarah merupakan tradisi yang tidak pernah terlewatkan setiap tahunnya. Imbuhnya, ziarah merupakan komitmen BI untuk selalu mengingat sejarah, dan menjadikan semangat juang para pahlawan sebagai inspirasi dalam berkarya, termasuk dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Sebagai bagian dalam perekonomian, penting bagi BI dan perbankan untuk selalu memupuk nasionalisme dan cinta tanah air. Dengan begitu, maka pekerjaan yang dilakukan akan selalu berorientasi pada kemajuan ekonomi Negara,” tuturnya.
Di sisi lain jelas Trisno, perkembangan terkini perekonomian Bali. Pada triwulan 2019 pertumbuhan ekonomi Bali tercatat tumbuh 5,64 persen (y o y) atau melambat dibandingkan derngan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,96 persen (y o y). Angka pertumbuhan ini juga lebih rendah dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang tercatat 6,05 persen (y o y ).
Sambungnya, perlambatan pertumbuhan ini tidak lepas dari menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada sermester I 2019, adanya perhalatan Pilpres yang juga ikut mempengaruhi, dan juga terus menurunnya proyeksi pertubuhan ekonami negara-negara maju merupakan mitra dagang utama Provinsi Bali yang berdampak juga pada penurunan ekspor (baik barang maupun jasa) di Provinsi Bali.
“Sebagai daerah yang perekonomiannya ditopang oleh sektor pariwisata, maka perekonomian Bali sangat rentan terhadap gejalak ekonomi global,” ujarnya.
Tambahnya, namun demikian, di tengah meningkatnya tantangan perekonomian Bali, masih terdapat peluang yang dapat dioptimalkan. Trisno menyampaikan optimisme terhadap membaiknya perekonomian Bali pada semester II 2019 nanti. Hal itu didukung oleh perkiraan meningkatnya jumlah kunjungan wisata dan membaiknya iklim investasi, seiring dengan situasi palitik dan keamanan yang kondusif.
“Sebab itu, perbankan terus menguatkan dukungannya, melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pariwisata,” himbaunya.
Sementara itu, serangkaian HUT BI ke – 66 sejumlah kegiatan lain yang dilaksanakan diantaranya BI Mengajar, Program Sosial BI dan berbagai kegiatan lomba serta partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini diharapkan makin meningkatkan kecintaan kepada negeri, serta penghargaan terhadap kemerdekaan yang dimiliki, demi kontribusi nyata terhadap Indoresia.*man