AA. Bayu Joni Layanan Cepat

Saat ini kita dihadapkan pada revolusi industri 4.0, di mana publik menuntut layanan yang lebih cepat dan lebih efisien. Untuk itu, Wakil Ketua Umum Kadin Bali Bidang Logistic dan Forwarding, AA. Bayu Joni mengatakan

Pelaku usaha  termasuk di sektor UKM saat ini juga dituntut agar lebih inovatif sehingga mampu menentukan strategi bisnis yang tepat dan mampu cepat beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis yang mungkin terjadi.

 

Diungkapkannya, revolusi industri 4.0 menuntut perkembangan dunia marketing dengan promosi melalui digital. Pelaku usaha dituntut memiliki website untuk memudahkan pemasaran lewat online

Ia menjelaskan kemunculan OVO, Gojek, serta start up yang lain terasa menjadi menjadi pesaing berat bagi semua sektor usaha.  Pelaku usaha harus mengikuti perkembangan zaman kalau tidak ingin usaha kita mati. ” Konsumen mengutamakan pelayanan, bukan hanya produk,” ucapnya.

Dipaparkannya, sekarang dibutuhkan kreatifitas menggunakan teknologi informasi (TI). Dengan pemanfaatan TI, usaha yang besar bisa mengalahkan yang kecil, sementara usaha yang cepat akan mengalahkan yang lambat.

Ia meyakinkan suatu keharusan sektor UKM untuk memanfaatkan kemajuan TI. ” Suka tidak suka, siap tidak siap UKM harus kuasai pemasaran menggunakan TI,” tegas Wakil Ketua ALFI Bali ini.

Jika pelaku usaha tidak segera berbenah di bidang TI, mereka akan digilas persaingan. ” Pemerintah sudah turut ambil andil untuk membina pelaku usaha untuk menggunakan TI ,” ucap Bayu Joni selaku  salah satu penerima award dalam ajang festival marketing Indonesia Marketeers Festival 2019.

AA. Bayu Joni menambahkan sangat setuju dengan gebrakan penjualan ala MarkPlus. Dengan memaksimalkan peran sales, dalam meningkatkan penjualan dan sekaligus mengangkat brand. Dalam melakukan promosi jangan hanya fokus pada diskon karena masih banyak strategi atau gebrakan yang bisa dilakukan.*kup